Rumah Bujang

Pengirim: Christian Sihite
Lokasi: Kabupaten Asmat, Papua
Wanita tak diperbolehkan mendekat, terlebih memasuki rumah adat suku Asmat yang disebut jew ini. Di rumah inilah para lelaki di masa lalu mengatur strategi perang, bermusyawarah, hingga menyelesaikan masalah. Jew disebut juga rumah bujang karena di sinilah para tetua membina para pemuda yang akan meneruskan kehormatan keluarga. Proses pembangunan rumah yang selalu dibangun di tepi sungai ini tidak boleh lebih dari satu hari, sehingga masyarakat akan mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan sebelum bergotong-royong menyelesaikannya tidak lebih dari waktu yang telah ditetapkan oleh para leluhur.