Berhati Lembut

Pengirim: Nadine Sandjaja
Lokasi: Agats, Papua
Ketika berjalan-jalan di pasar yang ada di Agats, Kabupaten Asmat, saya mendapati pria ini sedang berbicara dengan burung kakaktua yang sedang mengudap jeruk di sebelahnya. Nadanya seperti sedang berbincang dengan anak kecil. Sambil pura-pura memotret barang dagangan di dekatnya, saya berusaha mencuri dengar apa yang ia katakan kepada sang burung. Sayang saya tak mengerti bahasa Asmat, namun dari bahasa tubuhnya ia sedang bercengkerama dengan kakaktua yang bertingkah lucu tersebut. Yang saya saksikan sore itu bertentangan dengan yang dikatakan dalam banyak literatur tentang suku bekas pemenggal kepala itu. Siapa yang menyangka bahwa Asmat sebenarnya suku yang berhati lembut?