Shopaholic’s Guide to Paris

July 10th, 2015 / / Comments Off on Shopaholic's Guide to Paris
Posted in ROADTRIP, TRAVEL

 

Pecinta belanja pasti akan menyukai Paris, salah satu pusat mode dunia, di mana apa pun yang sedang naik daun di sana biasanya akan langsung diikuti oleh tempat-tempat lain. Berikut panduan untuk mendapatkan produk-produk terbaik di Paris hasil rekomendasi warga setempat.

 

  • High Fashion di Galeries Lafayette

Tempat ikonik yang didirikan Theophile Bader dan Alphonse Kahn di Boulevard Haussmann ini merupakan bangunan legendaris di kalangan penggemar merk Chanel, Luis Vutton, Dior, dan masih banyak lagi. Ditata dengan elegan di sebuah gedung beratapkan kubah yang megah. Galeries Lafayette bukan sekedar tempat belanja, melainkan juga merupakan simbol kekuatan Paris sebagai kota mode dunia sekaligus surga belanja. ( 10 Place Alsace Lorraine, 56106 Lorient, buka Senin hingga Sabtu pukul 9:30 – 20:00, www.galerieslafayette.com)

 

  • Kemewahan Terjangkau di Mistigriff

Bagi masyarakat Paris atau Eropa pada umumnya, membeli barang bekas bukanlah hal yang memalukan. Justru dengan cara ini mereka dapat tetap fashionable namun dengan harga yang terjangkau. Barang bekas yang dibeli tentu saja yang keadaannya masih bagus karena biasanya baru beberapa kali digunakan oleh pemilik sebelumnya dan kondisinya nyaris baru. Mistigriff sejak 1989 mengakomodasi kebutuhan fashion warga Paris dengan berbagai produk desainer ternama untuk pria, wanita, dan anak-anak dengan potongan harga antara 25 hingga 85 persen. Hanya saja, merek barang di sini memang sengaja dihilangkan agar konsumen tidak mendatangi butik resminya untuk minta perbaikan gratis. Selain busana, Mistigriff juga menjual kosmetik, sepatu, barang-barang dari kulit, dan tas, termasuk tas traveling .Di seluruh Perancis, Mistrigriff memiliki sekitar 34 outlet. (83-85 rue St-Charles, 15th, Metro Charles-Michels, buka Senin – Sabtu pukul 10:00-19:30, www.mistigriff.fr)

·        Sepatu di André

Terinspirasi dengan Christian Louboutin yang memajang sepatu karyanya di toko bagai benda seni di galeri, hal ini jugalah yang dilakukan Andre di gerai-gerainya untuk menarik perhatian para konsumennya. Sepatu nyaman dengan harga terjangkau di sini menggunakan popularitas para peracang busana setempat yang sedang naik daun. Setiap keluar model baru di setiap musim, produk-produk Andre pasti tak luput dari ulasan nama-nama seperti Katherine Pradeau atau Bali Barret. (106, rue de Rivoli, 1st, Metro Châtelet, Monday to Saturday, 9.30am – 8pm, www.andre.fr)

·        Kosmetik di Viseart

Produk bermutu yang kerap digunakan untuk industri fashion dan film Perancis ini gerai-gerainya berbentuk make-up bar dengan make-up artist bersertifikat yang siap memberikan berbagai tips berguna untuk memilih dan mencoba berbagai produk yang sesuai. Pengunjung pun dapat menikmati makeover (sekitar 50 euro) maupun kelas make-up kilat selama 90 menit (sekitar 100 euro) agar produk-produk yang dibeli benar-benar dapat bermanfaat. (58 rue Charlot, 3rd, Metro République; buka Selasa – Sabtu pukul 11:00 – 19:00; www.viseart.com)

·        Murah Meriah di Puces de Montreuil

Warga Paris menyukai belanja di pasar loak, sehingga banyak perancang busana baru yang memulai debut dengan memperkenalkan karya-karya mereka dengan menjualnya di pasar loak, seperti perancang Roger Ewli (Apedo-Ewli, 29 rue de la Mare, 20th) yang terkenal dengan motif Afrika warna-warninya. Walau merupakan tempat yang populer di kalangan turis, namun banyak barang terjangkau di sini, seperti sepatu kulit bermutu tinggi buatan Portugis seharga 45 euro. (Avenue du Professeur-André-Lemierre, 20th, Metro Porte de Montreuil, buka Sabtu, Minggu, Senin pukul 07:00 – 19:30)

·        Sepatu di Rue Meslay
Jalan yang khusus menjual sepatu ini toko-toko yang berjajar menyajikan display yang  tidak terlalu atraktif. Beberapa toko khusus melayani pembelian grosir, namun sebagian besarnya melayani ritel bagi pemburu sepatu bermerek dengan diskon besar, seperti Toko Dinabrice yang berlokasi di nomor 13 rue Meslay menawarkan diskon sepatu Charles Jourdan dan Robert Clergerie hingga 60 persen. Selain itu terdapat FootStation di seberang Dinabrice yang menjual berbagai model sepatu merek Nike, Adidas, dan Converse. (3rd Metro République)

·        Barang Bekas di Guerrisol

Inilah tempat berbelanja favorit perancang perhiasan ternama, Julie Schmidt. Di Guerrisol dapat ditemukan berbagai produk fashion, mulai dari pakaian kerja hingga gaun malam, dari trench coat hingga scarf. Harganya pun sangat terjangkau, namun disarankan untuk teliti sebelum membeli karena beberapa barang masih harus dibawa ke tukang jahit sebelum dapat dikenakan. (19, 29 & 31 avenue de Clichy , 17th, Metro Place-de-Clichy, buka Senin hingga Sabtu pukul 10:00 – 7.30pm

·        Pakaian Wanita di Gaïa

Dari luar, eskterior ukiran kayu dengan pintu yang baru terbuka setelah memencet bel, membuat butik ini terkesan mewah. Namun begitu memasuki tempat ini, akan ditemukan aneka coat dan gaun seharga mulai sepuluh euro. Koleksi pakaian di sini adalah campuran produk baru dan bekas yang kerap berganti dalam hitungan hari, termasuk koleksi baju dalam wanita eksklusif ternama, Princesse Tam-tam seharga mulai sekitar lima euro. (7 rue de Crussol, 11th, Metro Oberkampf, buka Senin hingga Sabtu 11:00 – 20:00, www.gaïaboutique.com)

·        Rancangan Terkini di Maureen

Terletak jauh dari jalan utama sehingga biaya sewanya rendah, perancang muda yang sedang naik daun ini, Maureen Vinot, menawarkan aneka gaun rajut (mulai 140 euro), bustier (mulai 120 euro), dan tas (mulai 70 euro) di butiknya yang luas dan elegan bercat putih. Setiap rancangannya dibuat dalam jumlah yang terbatas sehingga siapa pun yang mengenakan rancangannya akan merasa istimewa. (2 rue Auguste Barbier, 11th, Metro Goncourt, buka Senin hingga Jumat pukul 12:00 – 19:00, www.maureenlesite.com)

·        Kookaï Stock

Terletak di kawasan pabrik garmen, Kookai adalah tempat favorit warga Paris untuk berbelanja pakaian. Dengan butik luas dan staf  yang ramah, harganya bisa lebih murah antara 30 hingga 70 persen setiap di akhir musim untuk menghabiskan stok. Bila sedang diskon, gaun dapat diperoleh mulai 25 euro, jaket mulai 20 euro, dan T-shirt mulai 10 euro. (82 rue Réaumur, 2nd, Metro Réaumur-Sébastopol, buka Senin hingga Sabtu pukul 10:30 – 19:30, www.kookai.com)

 

 

Tren Musim Gugur/Musim Dingin 2015-16

 

Sebelum berbelanja di Paris dalam waktu dekat, kenali dulu tren fashion dunia yang telah diperkenalkan di berbagai catwalk di New York, London, Milan, dan Paris.

  • Tudung Kepala (Cape)
    Di London Fashion Week, Burberry Prorsum menyajikan tudung kepala sepanjang lutut dengan aksen rumbai untuk efek yang dramatis, sementara Andrew Gn memamerkan tudung kepala yang ujung-ujungnya diberi hiasan bulu dan rumbai untuk menghadirkan nuansa bohemia. Christopher Raeburn juga tak mau ketinggalan dengan koleksi tudung kepalanya yang asimetris.

 

  • Bahan Tweed
    Bahan tweed telah kembali dengan desain yang lebih playful untuk mengenyahkan kesan serius. Merek Acne Studios dan Erdem membuat bahan wol dengan bermukaan kasar ini menjadi lebih modern. Haider Ackermann mengusung bahan tweed dalam hitam dan putih untuk gaya rocker yang jauh dari kesan konvensional.

 

  • Kerah Polo
  • Apakah dikenakan di balik jas atau dikenakan bersama rok mini, kerah polo juga kembali digemari. Di New York, DKNYsengaja membuat kerah yang terangkat tegak mirip corong, sementara MSGM di Milan memadukan jumper lengan panjang engan rok mini dan boots setinggi lutut. Rumah mode Loewe terinspirasi oleh fashion di era 1980-an, di mana ia menghadirkan koleksi jaket berbahan lembut dengan hanya bagian kerahnya yang tegak dan kaku.

 

  • Motif Geometris Terang
    Motif geometris berwarna terang yang terinspirasi dari era 1960-an mendominasi koleksi Dior, Issey Miyake, dan Christopher Kane. Dior menerjemahkannya melalui boots berbahan vinyl dan shift dress, sementara Christopher Kane menghadirkan aneka gaun bermotif gores lukisan yang sensual tapi edgy.

 

  • Sebatas Paha
  • Sepatu boots sebatas paha dalam aneka warna cerah berseliweran di catwalk Fashion Week. Mulai dari boots merah keluaran Ashish,  boots lateks berhiaskan permata rancangan Donatella Versace, hingga boots feminin berhiaskan renda dari Giambattista Valli, alas kaki yang eye-catching adalah modal utama untuk mencuri perhatian tahun ini.

 

  • Bahan Tekstil Nyaman
  • Walaupun sekilas tampak rumit, namun bila disentuh, rancangan busana penuh bulu John Galliano, baju rajut Maison Martin Margiela, dan quilt dengan aksen runcing  Karl Lagerfeld sangatlah menyenangkan untuk disentuh berkat pemilihan bahan yang berhati-hati.

 

  • Patchwork
    Di tangan Stella McCartney, pola patchwork dapat dipadukan untuk gaun malam yang formal, sementara Michael van der Ham membuat gaun patcwork berkilauan untuk menghadiri sebuah pesta yang glamor.

 

  • Celana Lebar
    Terinspirasi tahun 1970-an celana lebar kini kembali menjadi tren setelah dunia menggemari jins skinny yang melekat ketat di kulit. Suit pants lebar rancangan Chloé yang feminin dapat dikenakan untuk berbagai acara formal. Sementara itu Balmain hadir dengan celana superlebar yang walau berlebihan namun tetap glamor dan Alexis Mabille mengombinasikan celana lebar dengan gaya sporty untuk menghasilkan efek yang unik.

 

  • Full-length romance
    Zaman romantis, yaitu semasa pemerintahan Ratu Victoria di Inggris, ternyata ikut memberikan para perancang dunia, seperti Giles, Alberta Ferretti and John Galliano, melalui rok dan gaun panjang yang berbahan ringan yang feminin.