Sekali-kali Menikmati Valencia Tanpa Paella

September 11th, 2020 / / Comments Off on Sekali-kali Menikmati Valencia Tanpa Paella
Posted in On the Road

Kota ketiga terbesar di Spanyol ini merupakan tempat asal paella, hidangan nasional kebanggaan Spanyol. Walau modern, namun kawasan kota tua di sini menawarkan banyak tempat bersejarah yag tak kalah fotogenik. Memang, paella adalah yang dicari jika bertamu di Valencia, tapi bukan berarti pesonanya kota ini hanya itu saja. Nikmati segala keseruan di Valencia dari sudut pandang berbeda.

Stadion Mestalla

Pecinta sepak bola akan dibuat terkagum-kagum saat mengunjungi Stadion Mestalla, tempat klub Valencia berlatih dan berlaga. Dengan jadwal tertentu setiap harinya, pengunjung akan didampingi seorang pemandu berbahasa Inggris untuk menyusuri ruangan demi ruangan di stadion tertua di Spanyol.

Pemandu akan membawa peserta tur mengunjungi ruang ganti baju, ruang yang menyimpan berbagai piala, galeri VIP, ruang konferensi pers, kursi pemain cadangan, bahkan pengunjung dapat duduk di kursi yang sama yang pernah diduduk berbagai pemain terbaik dalam sejarah persepakbolaan.

Mercado Central

Pasar utama di Valencia ini berlokasi di sebuah bangunan cantik dengan tiang dan kubah yang dibangun pada 1914 dan dibuka untuk umum pada 1928 untuk menggantikan Mercado Central atau Central Market yang dinilai terlalu kecil.

Merupakan pasar tradisional yang bersih dan teratur, sangatlah menyenangkan menyusuri puluhan stall di sini untuk berbelanja bahan makanan khas setempat, seperti jamon Serrano atau ham Serrano, buah zaitun, atau sekadar mengudap makanan lokal, seperti minuman horchata yang terbuat dari tigernut, yang rasanya mirip susu kedelai dan biasanya dinikmati sambil menyantap farton (roti khas Valencia yang bentuknya panjang mirip baguette, namun lebih empuk dan dibalur gula.

Plaza de la Virgen

Alun-alun ini dikelilingi gedung-gedung bersejarah, seperti Basilica of the Virgi, Tribunal de las Aguas (podium untuk mempraktikkan tradisi kuno setempat, yaitu mendiskusikan masalah irigasi setiap Kamis pukul 12.00, di mana hal ini telah dinobatkan UNESCO sebagai Intangible Cultural Heritage. Tempat ini selalu ramai dan di siang hari kerap terlihat seniman jalanan menghibur masyarakat.

Mercado de Colon

Bangunan Art Nouveau ini didirikan untuk menghormati Antoni Gaudi. Rampung dibangun pada 1916 dengan tiang dan atap yang menggunakan konstruksi baja, sejak 1985, pasar ini tidak lagi menjual buah dan sayur, melainkan dipenuhi berbagai bar, restoran, kafe trendi, walau dapat juga ditemukan stall yang menjual keju, ham, wine, dan ikan. Salah satu restoran yang direkomendasikan adalah Ma Khan yang dikelola Stephen Anderson asal London.

Bioparc Valencia

Seluas 10 hektar, kebun binatang ini hanya menampilkan berbagai fauna dari Afrika, dengan konsep yang dibuat berbeda, yaitu membuat pengunjung menyambangi habitat asli hewan. Tak heran jika sepanjang menyusuri Bioparc Valencia, akan terlihat berbagai tumbuhan endemik Afrika.

Beberapa fauna yang tidak ganas, seperti lemur, dibiarkan bebas berpindah dari satu pohon ke pohon lain, di kawasan Madagaskar tanpa kandang kaca atau berjeruji. Sedangkan untuk hewan-hewan ganas, sebagai pengganti kandang, pemisah antara pengunjung dan hewan dibuat berupa sungai, kolam, mata air, dan bebatuan.