Queenstown, Surganya Para Petualang

October 2nd, 2020 / / Comments Off on Queenstown, Surganya Para Petualang
Posted in On the Road

Berada di tepi Danau Wakatipu, Queenstown menawarkan destinasi ideal bagi pejalan yang ingin melakukan berbagai aktivitas menantang. Pantaslah jika menyebut kota ini sebagai Ibu Kota Petualangan. Inilah berbagai keseruan yang dapat dinikmati saat bertandang ke Queenstown.

  • Skyline Queenstown

Hanya lima menit berjalan kaki dari pusat kota, Skyline Queenstown menawarkan atraksi naik gondola menuju Bob’s Peak di 450 meter di atas permukaan laut, untuk dapat menikmati Coronet Peak, Walter Peak, Cecil Peak, The Remarkables, dan Danau Wakatipu dari ketinggian.

Bila tidak datang sendirian, belilah tiket kombo untuk sekaligus mencicipi Skyline Luge, kereta luncur untuk dua orang yang dinaiki dengan posisi telentang atau menonton Kiwi Haka, pertunjukan budaya suku Maori yang mengisahkan legenda Wakatipu.

  • Danau Wakatipu

Menurut legenda setempat, Danau Wakatipu terbentuk setelah monster raksasa bernama Matau mati dibakar, namun konon jantungnya di dasar danau masih berdetak, sehingga permukaan air danau naik dan turun sekitar 10 sentimeter tiap 20 menit. Padahal, danau tersebut pasang surut karena bentuknya yang unik, menyerupai huruf Z.

Saking luasnya, danau ini terbentang hingga Glenorchy. Walau begitu, ada sisi danau yang berada di pusat kota Queenstown dan dikelilingi beragam toko, restoran yang memiliki meja-meja menghadap danau, dan kantor pemesanan berbagai aktivitas petualangan. Di sini, menyenangkan untuk duduk-duduk sambil menyantap aneka burger dari Fergburger, gerai burger yang selalu ramai diantre pengunjung.

  • Bermain Ski

Queenstown merupakan surga bagi pecinta ski karena memiliki beberapa kawasan untuk meluncur di atas salju. Yang paling mudah diakses dari pusat kota adalah Coronet Peak dan The Remarkables. Bagi yang belum pernah mencoba ski, inilah kesempatan emas untuk belajar.

Para pemula disarankan melakukan ski di Coronet Peak karena lerengnya tidak terlalu curam. Selain menyediakan peralatan dan instruktur bagi yang ingin belajar ski, di kedua tempat tersebut juga menawarkan berbagai trek untuk ski, snowboarding, dan snow tubing. Musim ski berlangsung mulai Juni hingga September, dengan Agustus sebagai waktu terbaik.

  • Bungy Jumping

Bungy jumping (di Selandia Baru disebut bungy, bukan bungee) diperkenalkan pada 1988 oleh AJ Hackett Bungy di Kawarau Bridge, Queenstown, dengan platform setinggi 43 meter. Rasanya tepat jika ingin mencoba atraksi menegangkan ini di tempat kelahirannya.

Kawarau Bridge merupakan satu-satunya tempat di Queenstown yang memperbolehkan lompatan tandem, sehingga cocok bagi yang baru pertama kali bungy jumping. Alternatif lainnya adalah di Nelvis Highwire Platform di ketinggian 134 meter, menjadikannya sebagai platform tertinggi di belahan bumi selatan. Selain bungy jumping, pejalan dapat mencoba Nevis Swing, mirip bungy jumping namun pelaku terjun dengan berpegangan tali.

  • Shotover Jet

Shotover River awalnya merupakan lokasi tambang emas selama Otago Gold Rush, sebelum 1965 Shotover Jet menawarkan jet boat-nya untuk dimanfaatkan dan merupakan satu-satunya operator yang diizinkan beroperasi di Shotover River.

  • Skydiving

Queenstown adalah tempat terbaik untuk mencoba skydiving karena kota ini dikelilingi pemandangan indah. Banyak operator skydiving di sini, salah satunya Nzone yang berpengalaman selama lebih dari 25 tahun dan meraih Supreme Tourism Award.

Nzone menawarkan pilihan terjun bebas secara tandem selama 60 detik dengan penerjung profesional dari ketinggian 9.000 kaki, 12.000 kaki, dan 15.000 kaki. Siapa saja dapat mencobanya, namun berat peserta harus di bawah 100 kilogram. Setiap grup didampingi fotografer profesional yang siap merekam aksi dalam bentuk foto dan video dan di akhir penerbangan, pejalan dapat membeli sekitar 20 foto dan video 4GB.