Pejalan yang Mana di 2018?

January 2nd, 2018 / / Comments Off on Pejalan yang Mana di 2018?
Posted in On the Road

Di edisi terbaru Panorama, kami menghadirkan daftar 55 tempat menarik di dunia untuk inspirasi liburan selama 2018 yang terbagi sesuai minat, yaitu pecinta kuliner, penggila belanja, petualang, dan pejalan solo.

PECINTA KULINER
Salah satu cara terbaik mengenal penduduk setempat adalah dengan mencicipi masakan khasnya, di mana versi aslinya biasanya jauh lebih enak, sehingga hal ini dapat berimbas pada keengganan untuk menyantap hidangan yang sama di tempat lain. Namun bisa juga sebaliknya, versi autentik suatu masakan ternyata lebih enak versi modifikasinya. Semua itu tentu perlu dicari tahu. Yang pasti, mencicipi sebuah hidangan ternama di tempat asalnya tentu memunculkan kebanggaan tersendiri.

  • Tokyo

Ibu kota negara menakjubkan ini adalah tempat Jiro Ono begitu terobsesi untuk membuat sushi sesempurna mungkin. Di sinilah juga orang wajib menyeruput ramen beserta kuahnya dengan berisik sebagai bentuk penghormatan kepada juru masak, selain di sinilah pula bersantap bukan hanya urusan rasa, namun juga tampilan visual. Tokyo memiliki puluhan ribu restoran, yang saking banyaknya, tak ada buku panduan yang dapat dengan tepat merinci semua tempat makan di sini. Meski makanan cepat sajinya berkualitas baik, namun bila ingin benar-benar mencicipi masakan khas Jepang yang autentik, datanglah ke restoran sushi yang hanya menerima uang tunai dan menyediakan tak lebih dari sepuluh kursi, atau izakaya-izakaya yang selalu ramai dikunjungi para pekerja sepulang kantor, seperti di gang-gang di kawasan Shinjuku dan Shibuya. Pada 2017, tercatat Tokyo memiliki 234 restoran berbintang Michelin, yang meningkat dari tahun sebelumnya sejumlah 227. Usuki Fugu Yamadaya adalah salah satunya. Mengkhususkan diri pada fugu (ikan buntal dalam bahasa Jepang), restoran ini menyuguhkan sajian yang berpotensi beracun bila salah mengiris daging ikannya. Rekomendasi lainnya adalah Azabu Yukimura di kawasan Azabu-Jūban yang merupakan restoran berbintang tiga Michelin yang menyajikan kaiseki (set menu Jepang) dalam presentasi yang unik, sementara Ginza Kojyu yang telah beberapa kali memenangkan penghargaan bergengsi menawarkan menu-menu musiman yang akan lebih nikmat bila disandingkan dengan sake Shizuoka dan shōchū.

  • London

Dengan banyaknya pengusaha di bidang kuliner yang mengawali kariernya di sini, tak heran bila semakin banyak restoran inovatif yang bermunculan di London. Sebut saja The Cheese Bar yang menyediakan berbagai menu berbahan susu, termasuk poutine (kentang goreng dengan serpihan keju dan saus kental, namun yang di sini disajikan dengan keripik kentang – bukan kentang goreng) yang diberi topping telur goreng, manisan pancetta, siraman dadih keju, dan saus daging asap. Sedangkan Abandoned, yang sesuai namanya, merupakan bangunan bekas kamar mandi umum yang telah terbengkalai sejak 1960, menawarkan menu sarapan lezat, seperti bubur susu almond dan French toast dengan cocolan vanilla. Sementara La Bodega Negra yang dari luar terlihat seperti toko seks ternyata merupakan restoran Meksiko dengan nuansa rustic namun elegan. Bar-bar di London pun tak kalah menarik untuk disambangi. Meraih predikat sebagai bar terbaik di dunia selama tiga tahun berturut-turut, Artesian di The Langham merupakan salah satu tempat yang mesti dikunjungi bila tertarik mencoba sesuatu yang baru. Bar berinterior unik dengan pagoda yang menghiasi dinding ini memiliki mesin slushie untuk membuat minuman-minuman terpopulernya, yaitu Mind Your Step dengan pecahan “kaca” (terbuat dari gula) yang bisa dimakan dan Affected Experience yang rasa berry-nya terus berubah di setiap sesapan.

PENGGILA BELANJA
Ada tempat-tempat di dunia yang dijamin akan membuat mereka yang mengaku tak suka belanja pun kemudian tergoda masuk ke sebuah toko dan keluar dengan menenteng tas belanjaan. Hal ini karena sejumlah tempat memang memiliki berbagai barang yang tak dapat ditemukan di tempat lain, selain suasana belanjanya pun menyenangkan. Bagi yang memang gila belanja, mereka dapat tiba dengan koper kosong dan kembali dengan beberapa koper tambahan yang penuh sesak, serta kadang harus rela membayar biaya kelebihan bagasi.

  • Dubai

Kota ini telah memposisikan diri sebagai surga belanja karena memang pilihan belanjanya beragam. Walau mal-mal megahnya lebih mudah diingat karena ditambahkan beragam fasilitas agar pengunjung betah berlama-lama di sana, namun selalu tersedia pasar tradisional untuk sebuah pengalaman yang eksotis, seperti di Gold Souk yang menjual aneka perhiasan yang menyilaukan mata. Mall of the Emirates disebut-sebut sebagai resor belanja pertama di dunia karena tak hanya merupakan tempat belanja, namun juga hotel dan bahkan tempat bermain ski indoor pertama di Timur Tengah yang akan membuat siapa pun lupa bahwa Dubai berada di padang gurun. Berbagai perancang papan atas dunia pun tak ragu membuka gerai mereka di Dubai karena kota yang sangat internasional ini masyarakatnya sudah sangat melek fashion. Penyuka rancangan Chanel, Givenchy, Oscar de la Renta, Louis Vuitton, dan Valentino dapat menuju Fashion Avenue di The Dubai Mall yang juga dilengkapi fasilitas berupa theme park, air terjun, air mancur menari, akuariaum, gelanggang es seukuran standar Olimpiade, dan souk di dalam ruangan. Galeries Lafayette asal Prancis dan gerai Bloomingdale’s pertama di luar Amerika Serikat pun berada di sini. Saat terbaik untuk menikmati semua pesona belanja di kota ini adalah ketika digelar Dubai Shopping Festival selama Januari dan Februari, di mana hampir semua toko menawarkan potongan harga hingga 70 persen.

  • Roma

Berada di Roma, lakukanlah seperti yang dilakukan Silvia Venturini Fendi, direktur kreatif rumah mode Fendi, yaitu mengunjungi Via dell’Orso yang mungkin merupakan satu-satunya tempat di Roma yang masih menampung para seniman dengan pekerjaan tangan yang detail, seperti tukang emas Massimo Maria Melis. Walau tidak membeli apa-apa, namun dapat mengintip seseorang mengerjakan sesuatu dengan sungguh-sungguh tentu akan menyumbangkan pengalaman liburan yang unik. Untuk berbelanja label desainer sekaligus membaur dengan warga setempat, Via del Governo Vecchio adalah pilihan yang tepat. Selagi menyusuri jalan berbatu di sini, pecinta perhiasan dapat mampir ke gerai perhiasan milik Delfina Delettrez yang adalah puteri Silvia Venturini Fendi atau Wools, toko pakaian pria yang bersejarah. Kawasan di sekitar Spanish Steps yang memiliki konsentrasi pertokoan terpadat di Roma juga menarik untuk ditelusuri. Tak hanya menawarkan produk-produk desainer Italia, seperti Gucci, Prada and Armani, namun juga toko-toko di sekitar Spanish Steps memuat butik perancang sepatu yang namanya baru hanya terkenal di Italia, seperti Fausto Santini dan juga toko-toko kecil yang menjual pernak-pernik suvenir dengan harga terjangkau. Di Piazza Navona, tepatnya di Via del Governo Vecchio, terdapat shopping street dengan deretan butik berkonsep unik, termasuk yang bergaya vintage. Di tengah-tengah berbelanja, tentu saja mengudap gelato jangan sampai dilewatkan.

PETUALANG
Terutama bagi yang tinggal di kota-kota besar, liburan adalah saatnya kembali ke alam untuk menghirup udara segar, membakar kalori, membuat degup jantung lebih cepat, dan aliran adrenalin lebih deras, sekaligus menikmati berbagai keajaiban alam yang selama ini hanya dapat dinikmati dari berbagai tayangan di televisi, konten media sosial, maupun kartu pos.

  • Silfra

Berada di kawasan Taman Nasional Þingvellir yang telah terdaftar dalam Situs Warisan Dunia UNESCO, Silfra merupakan lembah yang terbentuk dari celah lempeng tektonik yang memisahkan Euroasia (dataran purba yang menggabungkan Eropa dan Asia) dan Amerika. Lempeng tektonik ini memanjang hingga ke Danau Þingvallavatn. Dilaporkan para ahli geologi bahwa celah lempeng tektonik tersebut melebar dua sentimeter setiap tahunnya. Untuk snorkeling atau menyelam di Danau Þingvallavatn yang airnya dingin – dua hingga empat derajat Celsius sepanjang tahun – diperlukan persiapan khusus, yaitu mengenakan dry suit yang sebelumnya memerlukan kursus cara menggunakannya bagi yang belum memiliki sertifikat menyelam dengan dry suit. Terdapat empat titik selam di Silfra, yaitu Silfra Big Crack, Silfra Hall, Silfra Cathedral, dan Silfra Lagoon, yang semuanya menawarkan sensasi penyelaman menakjubkan dengan kedalaman maksimal hanya 18 meter dan jarak pandang yang dapat mencapai 50 meter karena air di danau ini berasal dari gletser dan tersaring alami oleh tanah dan bebatuan, sehingga aman untuk langsung diminum. Tersedia paket menyelam atau snorkeling satu hari penuh oleh operator Dive.Is seharga 44.990 króna Islandia untuk menyelam dan 15.992 króna Islandia untuk snorkeling, yang termasuk sewa dry suit, peralatan selam atau snorkeling, antar/jemput ke lokasi, pemandu, dan biaya masuk Taman Nasional Þingvellir sebesar 1.000 króna Islandia per orang.

  • Taman Nasional Banff, Kanada

Merupakan taman nasional ketiga tertua di dunia, Banff yang terletak di kawasan Pegunungan Rocky memanjakan pengunjung dengan danau gletser, puncak-puncak bersalju, kota mungil, jalur berkuda dan bersepeda, serta 1.600 kilometer rute hiking yang dapat dipilih. Tak hanya bagi yang ingin melakukan berbagai kegiatan di alam, namun taman nasional ini juga dapat dikunjungi bagi mereka yang ingin bersantai di lodge atau sekadar berjalan-jalan di kota Banff yang cantik dan dilengkapi pertokoan, restoran, dan bar. Dari sekian banyak danau gletser, yang direkomendasikan, jangan lewatkan Danau Moraine yang tak jauh dari Danau Louise, sehingga keduanya dapat dikunjungi bersamaan. Danau Moraine juga berada di dekat sungai yang kerap dikunjungi beruang grizzly untuk menangkap ikan. Kepopuleran kedua danau tersebut membuat pengunjung seringkali melewatkan Danau Minnewanka, padahal letaknya hanya 10 menit berkendara dari kota Banff. Danau ini dilengkapi area piknik dan fasilitas pelayaran dengan kapal (hanya tersedia pertengahan Mei hingga pertengahan Oktober) selama satu jam untuk menikmati Pegunungan Rocky dari perspektif yang berbeda. Sedangkan untuk rute hiking, pengunjung tak akan salah memilih The Tower of Babel, Mount Temple, Sentinel Pass and Consolation Lakes. Bila datang di musim panas, setelah selesai hiking dapat lompat ke Danau Moraine yang airnya sedingin es karena memang airnya berasal dari lelehan salju.

PEJALAN SOLO
Menunggu orang lain untuk melakukan perjalanan bersama mungkin justru membuat kita harus mengubur impian pergi ke tempat-tempat yang diinginkan. Terima kasih kepada Internet, kini informasi tentang apa pun dengan mudah dapat ditemukan, sehingga memupuk kepercayaan diri dalam mempersiapkan perjalanan seorang diri.

  • Barcelona

Barcelona adalah kota yang sangat mudah dijelalahi dengan berjalan kaki, dan wisatawan hampir mustahil tersesat selama mereka berbekal peta atau memanfaatkan aplikasi Google Maps. Di pusat kota, berbelanja di sepanjang Las Ramblas, menyusuri boardwalk di tepi pantai, atau berkeliling Park Güell rancangan Antoni Gaudi yang ikonik adalah kegiatan paling terpopuler yang dapat dilakukan seorang diri. Opsi bersantapnya pun banyak untuk pelancong yang sendirian, mulai dari restoran paella al fresco di tepi pantai atau bar-bar tapas terbaik di kota ini. Yang perlu diperhatikan adalah rawannya kasus pencopetan di tempat-tempat yang ramai turis. Namun hal ini dapat dihindari dengan tidak membawa atau memperlihatkan barang berharga, seperti ponsel, di tempat umum; membawa uang secukupnya; selalu meletakkan tas di bagian depan tubuh; dan menaruh kamera di saku jaket, atau bila kamera terlalu besar, masukkan ke dalam tas yang diselempangkan ke depan tubuh.

  • Dubrovnik

Pertumbuhan pariwisata di Dubrovnik, terlebih setelah kepopuleran serial drama fantasi Game of Thrones produksi HBO, turut memudahkan wisatawan dengan kehadiran sejumlah fasilitas dan infrastruktur. Tingkat kejahatan di Kroasia pun rendah, sehingga menjadi daya tarik bagi para pejalan solo. Dengan aman mereka dapat menyusuri jalan-jalan berbatu di kota tuanya untuk mengunjungi sejumlah toko artisan atau mencicipi masakan setempat di salah satu restorannya, selain sekadar menikmati panorama spektakuler Laut Adriatik. Perpaduan antara benteng perkasa, jalan setapak berbatu yang lengang, atap bangunan berwarna merah bata, serta air hijau keperakan yang mengelilingi kota tua dengan latar julangan Gunung Srd ini memang menyuguhkan pemandangan magis. Selepas menikmatinya dari jauh, lewatkan hari di pantai untuk berenang, mengayuh kayak, atau menikmati sunset dari atas kapal pesiar sambil menyesap koktail.

* Baca selengkapnya di majalah Panorama edisi Desember 2017-Februari 2018.