Menikmati Gion Tanpa Berburu Foto Geisha

August 10th, 2020 / / Comments Off on Menikmati Gion Tanpa Berburu Foto Geisha
Posted in On the Road

Dikenal sebagai distrik geisha paling terkenal di Kyoto, Gion terletak di sekitar Jalan Raya Shijo, di antara Kuil Yasaka dan Sungai Kamo. Walau identik dengan sosok ikonis dalam kultur Jepang, Gion tidak hanya seputar menyusuri lorong-lorong sembari mengabadikan foto geisha, tapi ada juga atraksi lain yang sayang dilewatkan.

  • Shirakawa

Singkirkan jadwal perjalanan dan coba hayati Gion tanpa rencana dan rute dengan mengitari Shirakawa. Ini merupakan lokasi populer di distrik Gion, yang menyenangkan untuk disusuri baik pagi atau malam hari. Kanal Shirakawa akan menjadi pemandangan menyenangkan sekitar area ini, dihiasi pohon willow yang menjuntai di tepi jalan.

Bersantailah di salah satu kedai makan atau teh yang menghadap kanal. Namun suasana yang menyenangkan bisa berubah menjadi kerumunan turis, sehingga Anda perlu menentukan waktu tepat untuk mengunjungi Shirakawa. Untuk mendapatkan pengalaman tak biasa, coba ikuti Kyoto Night Foodie Tour di Magical Trip, untuk mencicipi hidangan lokal rekomendasi warga lokal.

  • Kuil Yasaka

Disebut juga Kuil Gion, Kuil Yasaka didirikan pada 1350 dan merupakan salah satu kuil terkenal di Kyoto. Aula kuil menggabungkan honden (tempat suci di bagian dalam) dan haiden (aula persembahan) di satu bangunan. Ratusan lentera menyala setiap malam di Kuil Yasaka, yang masing-masing lentera berisi nama bisnis lokal yang memberikan donasi.

Kuil Yasaka terkenal dengan festival musim panasnya, Gion Matsuri, yang dirayakan setiap Juli. Sudah berlangsung sejak 1.000 tahun lalu, festival ini dimeriahkan kendaraan yang dihias. Taman Maruyama yang berada di kuil ini, ramai dikunjungi saat musim semi, ketika bunga sakura bermekaran.

  • Kuil Kenninji

Kuil Zen ini didirikan oleh Eisai (dikenal sebagai Yosai), biksu Buddha yang memperkenalkan Buddhisme Zen dan budidaya teh ke Jepang setelah kembali dari perjalanan studi ke Tiongkok. Dibangun pada 1202, Kuil Kenninji diakui sebagai salah satu kuil Zen tertua di Kyoto.

Jika berkunjung ke Kuil Kenninji, sempatkan untuk melihat lukisan spektakuler di Dharma Hall. Terlukis indah di langit-langit aula, lukisan dua naga ini dilukis Koizumi Junsaku, yang awalnya dipesan oleh sekolah dekat kuil, tetapi dipindahkan ke kuil ini pada 2002 untuk memperingati ulang tahun Kenninji ke-800 tahun.

  • Shijo Dori

Kyoto menawarkan pusat perbelanjaan yang memadukan toko-toko modern kelas premium dengan toko-toko bersejarah yang menjual kerajinan tradisional. Keragaman pusat perbelanjaan ini dapat ditemukan di sepanjang Jalan Shijo di pusat kota.

Coba datangi pusat perbelanjaan Takashimaya, Daimaru, dan Marui yang menjulang tinggi, yang terletak di seberang Sungai Kamo. Dekat area ini terdapat Pasar Nishiki, berupa lorong berwarna yang menjajakan aneka makanan lokal yang sering disebut Kyoto’s Kitchen.

  • Rumah Teh

Kyoto dikenal dengan rumah tehnya, yang sudah menjadi tempat relaksasi dan apresiasi budaya selama ratusan tahun. Ada banyak kedai teh di distrik Gion, tapi Ichiriki Ochaya merupakan kedai teh terkenal di Gion dan dapat diakses dengan berjalan kaki dari Kuil Yasaka.

Selama abad 19, Ichiriki Ochaya merupakan rumah bagi prajurit revolusioner Jepang yang dikenal sebagai pasukan 47 Ronin. Di sinilah pasukan samurai ini bertemu dan merencanakan balas dendam dan menciptakan sejarah baru di Jepang.