Inspirasi Destinasi Winter Wonderland di Asia (Bagian 1)

December 14th, 2020 / / Comments Off on Inspirasi Destinasi Winter Wonderland di Asia (Bagian 1)
Posted in On the Road

Tak hanya Eropa dan Amerika Serikat yang menyenangkan untuk merasakan suasana Winter Wonderland yang cantik, sejumlah negara empat musim di Asia dapat menghadirkan keseruan bermain salju dan pemandangan berselimut es putih. Inilah tujuan wisata bersalju di Asia sebagai inspirasi liburan akhir tahun, tentunya dapat dikunjungi selepas pandemi berakhir ya.

  • Shirakawa-Go, Jepang

Rumah-rumah beratap Gassho-zukuri (secara harfiah berarti tangan yang berdoa) yang selama Minggu dan Senin sepanjang Januari dan Februari, dari pukul 17:30 hingga 19:30 dihiasi lampu-lampu cantik. Kecantikan desa ini membuatnya ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada 1995. Atapnya yang berbentuk segitiga terbuat dari jalinan jerami tebal untuk menghangatkan rumah. Jalinan jerami pada atap dibuat dari timur dan barat agar salju yang menempel dapat segera luruh dan jatuh ke tanah.

Pemandangan desa ketika berhias lampu ini dapat dinikmati dari Dek Observasi Kastel Ogimachi. Banyaknya pengunjung untuk menyaksikan atraksi iluminasi musim dingin ini membuat pemerintah setempat menetapkan kebijakan reservasi dengan mengikuti tur dari Nohi Bus dan Toyama Chitetsu. Kebijakan ini dibuat untuk mengurangi jumlah pejalan independen yang ingin menginap di desa yang berkapasitas terbatas. Jika berada di Shirakawa-go, kunjungi Rumah Wada yang dibangun pada 1800, yang memiliki koleksi artefak dan dokumentasi yang menunjukkan gaya hidup penduduk desa dan sejarah keluarga Wada.

  • Ulaanbaatar, Mongolia

Banyak yang beranggapan bahwa musim dingin di Ulaanbaatar akan sangat menyiksa karena suhunya yang ekstrem selama November hingga pertengahan April, selain ketiadaan aktivitas menarik. Padahal, ibu kota Mongolia ini memiliki Festival Es di Danau Khuvsgul, di utara Mongolia. Berlangsung di awal Maret, festival ini dimeriahkan oleh maraton ski, balap kuda, pameran ukiran es, serta pertunjukan ritual shaman yang mempertontonkan interaksi dukun dengan roh dari dunia gaib.

Di musim dingin juga digelar Festival Unta, di mana ribuan unta Baktria berpunuk dua berkumpul di sini. Berjuluk Thousand Camel Festival, perhelatan yang diadakan di awal Maret ini juga dimeriahkan tarian dan musik tradisional, serta balapan unta di Gurun Gobi.

  • Pulau Jeju, Korea Selatan

Pulau vulkanik di pesisir selatan Korea Selatan ini dapat diakses dari Seoul dengan pesawat maupun feri. Jeju dijuluki Island of the Gods karena keindahannya, sehingga populer di kalangan masyarakat Korea sebagai destinasi untuk berbulan madu, terutama di musim dingin. UNESCO pun menetapkannya sebagai Situs Warisan Dunia karena pulau ini memiliki sejumlah tempat bersejarah.

Desember hingga Maret merupakan waktu terbaik untuk mengunjungi Pulau Jeju. Salju di pulau ini dapat dinikmati di kawasan Gunung Hallasan, gunung berapi tertinggi di Korea dengan danau kawah Baekrokdam yang ikonik. Pendakian diizinkan saat siang hari dan pengunjung harus meninggalkan gunung sebelum matahari terbenam. Jangan lewatkan kebun bunga Camelia Hill, di mana camelia bermekaran di sini hingga akhir musim semi, yang dijuluki Queen of Winter Flowers.