Yordania Sambut Wisatawan Asing Berdasar Tiga Kategori Negara Asal

September 10th, 2020 / / Comments Off on Yordania Sambut Wisatawan Asing Berdasar Tiga Kategori Negara Asal
Posted in Newsflash

Terhitung sejak 8 September, Yordania membuka kembali perbatasan untuk kegiatan pariwisata, di mana National Centre for Security and Crisis Management Yordania telah mengizinkan penerbangan internasional di Bandara Queen Alia. Awalnya Yordania akan menyambut kembali tamu asing pada 6 Agustus, namun terpaksa ditunda karena terjadi peningkatan kasus Covid-19. Yordania membuka pintu masuknya bagi 43 negara yang diklasifikasi dalam tiga kategori (hijau, kuning, merah) yang ditentukan berdasarkan besar-kecilnya tingkat penyebaran Covid-19.

Negara Kategori Hijau

Yordania menetapkan Kanada, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Yunani, Hong Kong, Hungaria, Lithuania, Malaysia, Maroko, Polandia, Swiss, Thailand, Turki, dan Tunisia termasuk dalam negara berkategori hijau. Bagi negara kategori hijau, sebelum memasuki Yordania harus menunjukkan hasil tes PCR negatif Covid-19, dengan masa berlaku tidak lebih dari 72 jam sebelum keberangkatan. Atau pendatang dapat melakukan tes PCR langsung saat kedatangan, jika hasilnya negatif, tidak perlu melakukan karantina.

Negara Kategori Kuning

Algeria, Austria, Jerman, Italia, Malta, Belanda, dan Uni Emirat Arab termasuk dalam negara kategori kuning. Tujuh negara ini wajib mengikuti protokol masuk Yordania dengan menunjukkan hasil tes PCR negatif Covid-19, dengan masa berlaku tidak lebih dari 72 jam sebelum keberangkatan, atau menjalani pengujian langsung saat kedatangan.

Otoritas Yordania menetapkan semua pelancong untuk menjalani karantina selama tujuh hari di tempat yang ditunjuk dan dilanjutkan karantina mandiri seminggu berikutnya. Proses karantina ini dilakukan terlepas apapun hasil tes saat kedatangan.

Negara Kategori Merah

Selanjutnya ada negara-negara berkategori merah yang terdiri Bahrain, Belgia, Prancis, Irak, Kuwait, Lebanon, Libya, Oman, Qatar, Rumania, Rusia, Arab Saudi, Spanyol, Inggris, Ukraina, Amerika Serikat, Mesir, Sudan, Syria, dan Yaman. Sama seperti negara berkategori kuning, tiap pelancong dari negara berkategori merah wajib menunjukkan hasil tes PCR negatif Covid-19, dengan masa berlaku tidak lebih dari 72 jam sebelum karantina.

Opsi untuk melakukan tes PCR saat kedatangan juga tersedia, di mana otoritas Yordania mewajibkan proses karantina selama dua minggu yang dilakukan dalam dua tahap, yaitu tujuh hari dikirim ke tempat khusus isolasi dan tujuh hari berikutnya dilakukan secara mandiri.

Di samping persyaratan dasar menunjukkan hasil tes PCR, Yordania juga mewajibkan wisatawan asing untuk mengisi Deklarasi Perjalanan ke Yordania secara daring sebelum keberangkatan, wajib melakukan pembayaran dimuka untuk tes PCR saat kedatangan senilai 56 dolar AS, mengunduh aplikasi Aman.jo, menyerahkan bukti tinggal di negara keberangkatan minimal 14 hari, dan bukti asuransi perjalanan yang mengakomodasi Covid-19.