Yang Tidak Boleh Dilewatkan Saat Musim Dingin di Prancis

March 9th, 2018 / / Comments Off on Yang Tidak Boleh Dilewatkan Saat Musim Dingin di Prancis
Posted in Newsflash

Musim Panas di Prancis, sudah biasa, bagaimana kalau musim dingin di negara yang disebut romantis ini? Prancis kerap menjadi sasaran wisatawan yang berkunjung ke Eropa, namun apakah negara ini sama cantiknya saat tumpukan salju masih menghiasi kota dan suhu udara bisa menurun ekstrem? Jawabannya iya. Selain indah, kunjungan di akhir tahun menjelang libur Natal dan Tahun Baru lebih murah, baik dari tiket pesawat maupun akomodasi.

Bermain Ski di Pegunungan Alpen Prancis

Bagi pejalan Indonesia yang berasal dari negeri Tropis, rasanya kurang lengkap ke negara empat musim ini tanpa bermain ski di kawasan Pegunungan Alpen Prancis yang sudah mendunia citranya. Biasanya, para pejalan menjatuhkan pilih di Les Trois Vallées, Paradiski Espace Killy sebagai tempat bermain ski yang dilengkapi dengan sarana resor. Profesional atau baru pertama kali menjajal bukit salju dengan papan ski, resor ski di Paris dapat mengakomodir segala tipe pemain ski. Yang baru belajar, dapat mengikuti kelas singkat bersama instruktur  handal yang mahir berbahasa Inggris, bahkan anak-anak dan pengunjung dengan keterbatasan fisik dapat menikmati pengalaman menyenangkan ini.

Tips: Sebelum bermain ski, bagi pemula harap perhatikan hal berikut ini:

-Kenakan pakaian yang nyaman untuk menghadapi suhu udara yang ekstrem, biasanya resor ski bisa menyewakan pakaian dan perlengkapan pendukung, seperti sarung tangan, penutup kepala, atau kacamata.

-Pilih sepatu ski sesuai ukuran kaki, jangan terlalu longgar dan sempit.

-Pilih papan ski sesuai berat dan tinggi badan, biasanya instruktur ski akan mengajarkan cara memasangkan sepatu ke papan ski. Caranya mudah saja, letakkan sepatu di bagian pengunci di papan ski, dorong kaki ke papan agar sepatu terkunci.

-Paling penting, perhatikan setiap arahan dari instruktur ski, jika bingung, jangan ragu bertanya. Walau terlihat menyenangkan, bermain ski merupakan salah satu aktivitas yang cukup berbahaya.

Nice dan Mediterania

Ke pantai saat musim dingin rasanya kurang pas, tapi rasanya sukar untuk menolak Laut Mediterania yang eksotis itu. Berbeda dengan daerah lainnya, kawasan Cote d’Azur yang berada di tepian Laut Mediterania tidak terlalu ekstrem suhunya, rata-rata tidak pernah mencapai angka di bawah nol derajat. Memang tidak mesti bermain air di sini, tapi duduk-duduk santai di salah satu kafe atau restoran yang berjajar di tepi pantai, bisa memberi kesenangan tersendiri. Kota Nice adalah salah satu daerah terbaik yang memadukan Mediterania dengan musim dingin. Sedari dulu Nice kerap dikunjungi orang-orang dari Inggris yang ingin menikmati kehangatan musim dingin, biasanya mereka menetap hingga April.

Info:

Jika berkunjung ke Nice sekitar Februari, Anda berkesempatan merasakan kemeriahan Karnaval Nice, salah satu karnaval terbesar di kota ini yang biasanya memiliki tema tahunan. Gegap gempita karnaval ini akan diikuti ratusan penari dan pemusik yang memakai kostum meriah dengan berbagai hiasan penuh warna.

Mengikuti Festival Cahaya di Lyon

Tak hanya musim panas yang biasa berisi festival, musim dingin pun bisa dinikmati pengunjung dengan parade festival menarik. Salah satu festival yang dinantikan adalah Fete de Lumieres (Festival Cahaya) yang diadakan untuk mengenang mujizat Bunda Maria yang terjadi di kota Lyon. Tradisi ini dimulai pada 1653 dengan maksud untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Bunda Maria karena telah menyelamatkan kota dari wabah besar. Acara puncak dilakukan dengan prosesi ke Basilika Notre Dame de Fourviere untuk merayakan Pesta Konsepsi tak Bernoda. Selama empat hari tersebut, warga akan menyalakan lilin di semua jendela rumahnya yang menghadap ke luar. Kini, kemeriahan festival yang biasa diadakan 7-10 Desember ini diapresiasi dengan berbagai bangunan, jalan-jalan, dan taman-taman kota yang hiasi sekitar 50 instalasi lampu menawan. Pencahayaannya pun makin semarak dengan efek video, musik, dan suara, membuat seisi kota layaknya negeri fantasi.

Tips:

-Pusat keramaian festival berada di Parc de la Tête d’Or, the Hôtel de Ville de Lyon, hingga titik-titik ikonik di kawasan Kota Tua.

-Selama festival berlangsung, kota Lyon akan ramai dipadati pengunjung, namun pemerintah kota tetap membuat menjaga agar kota ini selalu bersih, aman untuk wisatawan, dan situasi tetap terkendali walau ramai dengan pergelaran festival.

-Kenakan sepatu yang nyaman dan pakaian hangat karena seluruh aktivitas berlangsung di luar ruangan.

-Bawa uang tunai karena selama festival tersedia stan-stan penjual jajanan jalanan, seperti vin chaud dan kastanya panggang.

-Dari jauh-jauh hari diupayakan untuk reservasi penginapan, walaupun tersedia banyak pilihan penginapan di Lyon, namun demi kenyamanan, sebaiknya pesan minimal satu bulan sebelum festival berlangsung.

-Begitupun dengan restoran, beberapa tempat makan favorit atau populer akan dipadati pengunjung, apalagi Lyon terkenal sebagai salah satu kota kuliner di Prancis. Jika tidak ingin melewatkan momen berburu kuliner lezat di sini, pastikan untuk melakukan reservasi sebelumnya.

Mengunjungi Vichy untuk Berendam Air Panas

Dikenal sebagai kota spa, Vichy di Auvergne merupakan tempat favorit Napoleon III untuk bersantai selama era Belle Époque (era damai di Prancis sekitar 1871-1914 pasca perang dunia) dengan berendam di kolam-kolam pemandian air panas. Kecantikan Vichy dapat dinikmati dengan berperahu menyusuri Sungai Allier, menikmati pertunjukan opera, atau cukup bermain di kasino, namun sejarah panjang sebagai kota spa tetap melekat hingga kini. Sejak akhir abad ke-16, banyak orang berbondong-bondong ke kota Vichy untuk menikmati manfaat air panas, termasuk Marquess of Sévigné dan anak-anak perempuan Louis XV. Kemudian Napoleon III datang untuk perawatan spa pada abad ke-19 dan memutuskan untuk berinvestasi pada kota ini dan menjadikannya sebagai salah satu kota spa terbaik di daratan Eropa. Kini, Vichy tak hanya mengandalkan relaksasi dengan berendam di air panas saja, tapi juga menawarkan perawatan tubuh lain, seperti pelangsingan tubuh, anti selulit, dan anti penuaan.

Info: Vichy Spa Hotel Les Celestines adalah satu hotel spa terbaik di Prancis, bahkan di Eropa, yang berlokasi di Taman Napoleon III, di antara Sungai Allier dan Parc des Sources. Walau terlihat mewah, namun biaya menginap semalam di sini mulai dari 140 euro, itu sudah termasuk akses untuk spa. Yang membuat hotel spa ini menarik karena metode yang digunakan meliputi konsultasi kesehatan, hydromassage dengan Air Panas Vichy, perawatan kulit, instruktur di pusat kebugaran, serta menyediakan hidangan sehat.

Mengunjungi Pasar Natal

Hampir sebagian besar kota-kota di Eropa membuka Pasar Natal selama Desember, bahkan sebagian dimulai sejak akhir November. Pasar musiman ini hadir atraktif dengan aneka pernak-pernik, kerajinan, dan barang-barang unik yang diburu pengunjung untuk hadiah Natal. Selain wisata belanja, Pasar Natal di Paris dan Prancis pada umumnya menghadirkan wahana permainan, seperti bianglala dan komidi putar sebagai atraksi hiburan keluarga.

Info: Ada beberapa Pasar Natal pilihan di Paris, seperti:

-A Starry Christmas, sebuah desa Natal dengan lebih dari 70 vila yang menjual kerajinan tangan, barang-barang dekoratif, dan makanana. Pasar ini terletak di Place Joachim-du-Bellay di Distrik Les Halles. Tahun ini Starry Christmas diadakan mulai 27 November-31 Desember 2019

-Pasar Natal di Champ de Mars yang digelar dari Desember 2018 hingga Januari 2019 ini memiliki arena bermain seluncur es dan dekorasi Natal di antara Menara Eiffel

-Pasar Natal di Katedral Notre Dame yang diadakan per 15 Desember-24 Desember 2018 di Alun-alun René Viviani.