Tiga Peristiwa Besar Bantu Pariwisata Indonesia

March 18th, 2016 / / Comments Off on Tiga Peristiwa Besar Bantu Pariwisata Indonesia
Posted in Newsflash

Tiga event besar yang telah berlangsung, yaitu Imlek, promosi Wonderful Indonesia Festival (WIF) di wilayah perbatasan, dan Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret lalu, diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Februari dan Maret 2016.

Liburan panjang Imlek pada awal Februari lalu memberikan dampak pada meningkatnya kunjungan wisman pada Januari 2016, yaitu sebanyak 814.303 wisman atau tumbuh 3,6 persen dibandingkan periode yang sama pada 2015, sebanyak 785.973 wisman.

“Capaian wisman 814.303 ini melampaut target yang kita tetapkan pada Januari 2016 sebanyak 700.000 wisman,” kata I Gde Pitana, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara (Deputi BP3M) Kementerian Pariwisata.

Hasil kajian BP3M Kemenpar menyebutkan, mayoritas wisman Tiongkok ke Bali pada musim liburan Imlek berasal dari Beijing dan Provinsi Heilongjiang. Masyarakat dari kedua wilayah yang saat itu cuacanya sangat dingin hingga di bawah 15 deraja celcius, ini lebih suka merayakan Imlek di tempat yang hangat seperti Bali.

 

WIF di Wilayah Perbatasan

Kemenpar menggencarkan promosi dengan menggelar Wonderful Indonesia Festival (WIF) di wilayah perbatasan (cross border), yaitu: konser musik di Atambua, Nusa Tenggara Timur pada 29-30 Januari 2016, pementasan musik dangdut di Aruk dan di Entikong, Kalimantan Barat pada 27 Februari dan 12 Maret 2016.

Kemenpar tahun ini terus menggencarkan promosi WIF di wilayah perbatasan dengan lebih acara yang lebih menarik dan berlangsung secara reguler sehingga diharapkan kunjungan wisman perbatasan atau border tourism ke Indonesia khususnya dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Papua Nuegini, Timor Leste, dan Filipina akan naik signifikan.

 

Analisis Gerhana Matahari Total

Momentum peristiwa fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) yang berlangsung pada 9 Maret lalu di sejumlah daerah tujuan wisata di Indonesia berhasil menarik kunjungan wisman. Momentum GMT diharapkan akan mendongkrak kunjungan wisman pada tahun ini. Hasil analisa BP3M menyebutkan, jumlah kunjungan wisman yang menghadiri GMT di Palembang, Sumatera Selatan diperkirakan sebanyak 1.500 wisatawan, sedangkan di Pulau Lengkuas dan Tanjung Pandan Belitung masing-masing sebanyak 600 dan 404 wisman.

“Kemenpar menyelenggarakan fam trip bagi awak media Australia ke Luwuk. Wisman yang menghadiri GMT di Palu sebagian para peneliti dan ahli astronomi. Kemeriahan menyambut GMT di Palu dihadiri oleh Wapres Jusuf Kalla,” kata I Gde Pitana.