The Holy Crab Kini Hadir di Bali

January 15th, 2015 / / Comments Off on The Holy Crab Kini Hadir di Bali
Posted in Newsflash

Bali terkenal dengan keunikan kuliner dan budayanya yang memadukan budaya tradisional dan gaya hidup kosmopilitan dengan harmonis. Menyambut 2015, The Holy Crab – restoran Indonesia yang menghadirkan cita rasa seafood Louisiana – melebarkan capitnya dengan membuka gerai di Bali pada 14 Januari 2015. Terletak di Jl. Petitenget No. 50, gerai ini menawarkan pilihan menu yang hanya tersedia di Pulau Bali. Ini adalah komitmen The Holy Crab untuk  memahami budaya santap masyarakat dan wisatawan yang berlibur ke pulau dewata.

The Holy Crab menempati bangunan dua lantai dengan kapasitas tempat duduk untuk 150 tamu, serta area bar di setiap lantai yang melayani pesanan minuman cocktail dan mocktail. Menu favorit pengunjung The Holy Crab Jakarta, seperti King Crab Legs, Dungeness Crab, Lobster, Mud Crab, Snow Crab Legs serta Freshwater Crawfish pun ikut hadir di gerai Bali. Menu andalan seperti rolls dan crab cake akan diluncurkan perdana pada Januari 2015.

Kepiting atau Lobster?

Mengambil inspirasi dari hidangan pencuci mulut dari barat, The Holy Crab memperkenalkan Lobster Roll di gerai terbarunya. Sebuah lobster roll tradisional yang terdiri dari roti lapis yang diisi dengan daging lobster yang direndam dalam mentega dan disajikan pada roti sejenis hotdog yang dikukus, hingga terbelah di sisi atas. The Holy Crab Bali juga secara khusus menghadirkan Crab Roll yang serupa dengan Lobster Roll. Belum puas dengan lobster atau kepiting, Shrimp Roll juga diciptakan dengan metode yang sama dengan Lobster Roll dan Crab Roll. Selain menu roll, hadir juga Crab Cake atau kue kepiting yang merupakan salah satu jenis kue ikan yang terkenal di Amerika Serikat. Menu ini terdiri dari daging kepiting dan remah roti, susu, saus mayonnaise, telur, dan bumbu yang ditumis dan dipanggang.

“Saya sangat antusias menyambut pembukaan restoran kedua kami setelah satu tahun beroperasi di Jakarta. Sambutan dan dukungan yang luar biasa dari pecinta makanan di Jakarta terhadap gerai pertama membuat kami akan membawa semua pengalaman ini ke Bali. Selalu menjadi impian saya untuk menjadi bagian dalam rangkaian kuliner Bali yang bertaraf internasional. Dengan kapasitas 150 kursi, kami akan senantiasa menerapkan tiga unsur utama The Holy Crab, yaitu ragam hidangan laut, saus andalan, dan gaya makan unik,” terang Albert Wijaya, Executive Chef dan pemilik The Holy Crab.

Gerai akan buka setiap hari pada jam 17:00 hingga 23:00, dan bar akan beroperasi setiap hari mulai jam 17:00 hingga 24:00.