Semakin Mudah Liburan ke Afrika

March 12th, 2018 / / Comments Off on Semakin Mudah Liburan ke Afrika
Posted in Newsflash

Liburan ke luar negeri biasanya terhambat di perkara visa atau surat izin untuk memasuki suatu negara. Beberapa negara di dunia menetapkan aturan dan prosedur yang cukup pelik untuk mengurus visa, bahkan saat pengajuan sudah dilayangkan, tak sedikit yang ditolak masuk. Bagi wisatawan Indonesia yang terbatas dalam jumlah negara yang bebas visa kini bisa sedikit berlega, karena sejumlah negara di Afrika memberi keringanan dalam hal visa, sebagian memberlakukan bebas visa, sisanya menerima Visa on Arrival (VOA) dan visa elektronik dengan validasi minimal tujuh hari berkunjung.

Maroko – Bebas visa 90 hari

Banyak yang salah sangka dan menganggap negara eksotis ini memerlukan visa untuk mengunjungi. Nyatanya, sejak 2015 silam, pemerintah Maroko memberi kemudahan bagi wisatawan Indonesia untuk bertandang ke negaranya dengan maksimal 90 hari kunjungan.

Yang menarik di Maroko: Marakesh, kota turis ini terkenal dengan Pasar Djemaa El Fna yang biasa disebut Medina, merupakan kawasan kota tua di Maroko. Sekeliling Medina dibatasi dinding tinggi yang dulunya dibangun untuk berlindung dari kawanan perampok. Casablanca, kota modern yang dibalut nuansa kolonial Prancis yang menarik dengan atraksi wisata, seperti Masjid Hassan II, Quartier Habous, dan kawasan Kota Tua Media. Gurun Sahara, merupakan padang pasir terbesar di dunia, di mana Maroko menguasai sebagian areanya. Wisatawan dapat menikmati pengalaman melintasi gurun pasir menggunakan unta, bermalam di tenda, dan mencicipi sajian khas Maroko, yaitu tajine, terbuat dari ayam, domba, dan bakso.

Mauritius – Visa on Arrival 60 hari

Untuk pengurusan visa Mauritius memang belum terlalu banyak informasi yang tersedia, namun secara garis besar sama saja, seperti mengisi formulir aplikasi visa, foto, paspor, reservasi tiket pesawat, reservasi hotel, rekening tabungan dengan saldo minimal 100 dolar dikalikan jumlah hari menginap di Mauritius. Dokumen-dokumen tersebut kemudian dikirimkan via email piovisa@govmu.org. Untuk pembuatan visa Mauritius, tidak dikenakan biaya dan izin tinggal diberikan sesuai lamanya pengunjung berada di negara tersebut.

Yang menarik di Mauritius: Tujuh Bumi Berwarna (Seven Coloured Earth), sebuah formasi geologis di Chamarel di Distrik Riviere Noire, di mana daerah berpasir ini terdiri dari tujuh warna yang berbeda, di antaranya berwarna merah, cokelat, ungu, hijau, biru, ungu, dan kuning). Pantai Flic en Flac, terletak di sepanjang pantai barat Mauritius dan menjadi kawasan wisata favorit di negara ini, lengkap dengan desa-desa nelayan yang menjadi ciri khasnya. Taman Nasional Black River Gorges, merupakan taman nasional terbesar di Mauritius yang menyajikan hamparan perbukitan dan hutan lebat dengan titik ikonik Alexandra Falls Viewpoint, di mana pengunjung dapat menikmati pemandangan Gunung Cocotte dari ketinggian.

Tanzania – Visa on Arrival 30 hari

Tak perlu drama mengurus visa yang bikin pusing karena kunjungan ke Tanzania hanya perlu dibekali visa yang dapat diurus saat tiba di bandara. Wisatawan hanya perlu menyiapkan 50 dolar untuk biaya Visa on Arrival dan dapat berwisata selama 30 hari di sana.

Yang menarik di Tanzania: Taman Nasional Serengeti, salah satu taman nasional tertua di dunia yang dikenal sebagai alam bebas yang menjadi habitat banyak hewan liar karena merupakan salah satu ekosistem paling alami. Area Konservasi Ngorongoro, terletak di barat laut Tanzania, di sini pengunjung bisa menikmati gunung berapi tua yang membentuk kawah juga hutan alami yang menjadi tempat hidup berbagai satwa liar. Di Ngorongoro ditemukan kerangka manusia zaman purba serta jejak kaki manusia yang usianya mencapai 3,5 juta tahun.

Madagaskar – Visa on Arrival 30 hari

Bagi WNI, pengajuan visa bisa menggunakan Visa on Arrival begitu tiba di bandara Madagaskar. Untuk mendapatkan VoA, calon wisatawan dapat menyampaikan salinan paspor dan tiket ke KBRI di Antananarivo yang akan meneruskannya ke Kementrian Luar Negeri Madagaskar, dengan masa pembuatan sekitar dua minggu. VoA yang sudah diterbitkan akan dikirim melalui email atau faks.

Yang menarik di Madagaskar: Alley of the Baobab, kawasan yang berisi pohon baobab yang ikonik dari Madagaskar yang berada di wilayah Menabe. Taman Nasional Isalo, taman nasional yang berada di daerah Ihorombe ini terkenal dengan formasi batuan paris, ngarai, oasis, dan padang rumputnya. Rova of Antananarivo, merupakan komplek istana kerajaan yang menjadi kediaman penguasa Kerajaan Imerina pada abad ke-17 hingga 18.

Negara-negara lain di Afrika yang bebas dikunjungi wisatawan Indonesia:

  1. Cape Verde – Visa on Arrival
  2. Comoros – Visa on Arrival 45 hari
  3. Pantai Gading – Visa elektronik (harus mendarat di Bandara Port Bouet)
  4. Djibouti – Visa on Arrival
  5. Gabon – Elektronik visa atau Visa on Arrival (harus mendarat di Bandara Internasional Libreville)
  6. Gambia – Bebas visa 90 hari, ditambah izin dari Imigrasi Gambia
  7. Guinea Bissau – Visa elektronik atau Visa on Arrival 90 hari
  8. Kenya – Visa elektronik atau Visa on Arrival 90 hari
  9. Malawi – Visa on Arrival 30 hari, bisa diperpanjang hingga 90 hari
  10. Mali – Bebas visa 30 hari
  11. Mauritania – Visa on Arrival di Bandara Internasional Nouakchott-Oumtounsy
  12. Mozambik – Visa on Arrival 30 hari
  13. Rwanda – Bebas visa 90 hari
  14. Seychelles – Izin pengunjung gratis 90 hari
  15. Somalia – Visa on Arrival 30 hari di Bandara Bosaso, Galcaio, dan Mogadishu
  16. Togo – Visa on Arrival 7 hari
  17. Uganda – Visa elektronik atau Visa on Arrival
  18. Zimbabwe – Visa elektronik atau Visa on Arrival 90 hari