Napak Tilas Sejarah di Hiroshima

August 22nd, 2017 / / Comments Off on Napak Tilas Sejarah di Hiroshima
Posted in Newsflash

Sejarah mencatat Hiroshima sebagai kota pertama yang dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat saat babak akhir Perang Dunia II berlangsung. Kota yang sempat hancur dan menyisakan duka bagi warganya kini mulai menunjukkan wajahnya sebagai salah satu destinasi pilihan saat mengeksplor Jepang. Bisa diakses dengan mudah dari Tokyo, inilah beberapa atraksi wisata sejarah yang wajib Anda kunjungi saat berada di Hiroshima.

  • Genbaku Dome (Atomic Bomb Dome)

Dikenal juga sebagai Hiroshima Peace Monument, Genbaku Dome (Atomic Bomb Dome) adalah salah satu bangunan yang menjadi saksi bisu kehancuran Hiroshima yang disebabkan oleh bom atom. Bangunan kubah ini sengaja ditinggalkan dan tidak mengalami perbaikan yang signifikan karena seyogyanya bangunan ini menjadi pengingat akan tragedi yang terjadi di masa lalu. UNESCO pun mencatatnya sebagai Situs Warisan Dunia pada 1996. Yang ajaib, banyak bangunan yang rusak parah saat bom dijatuhkan, namun bagian kubah yang berangka besi ini bisa selamat walau tetap ada bagian lain tetap mengalami kerusakan. Inilah yang membuat bangunan ini dikenal sebagai Atomic Bomb Dome.

Pengunjung tidak bisa memasuki bagian dalam bangunan maupun sekitarnya, tapi bisa melihatnya dari luar pagar pembatasnya. Untuk menuju Atomic Bomb Dome, dari Hiroshima Station bisa menaiki streetcar Hiroshima Electric Railway, lalu turun di Genbaku Dome-mae (Atomic Bomb Dome) Station yang ditempuh dalam 16 menit. Dari situ tinggal dilanjutkan dengan jalan kaki sebentar. Jika Anda bertolak dari Hiroshima Airport, bisa menaiki Airport Limousine Bus menuju Hiroshima Bus Center selama 51 menit, kemudian dilanjutkan jalan kaki sekitar lima menit.

  • Hiroshima Peace Memorial Museum

Hiroshima Peace Memorial Museum dibangun sebagai tempat menyimpan bukti-bukti sejarah akibat meletusnya bom atom. Terbagi menjadi gedung bagian timur dan gedung utama, di gedung bagian timur Anda akan menemukan penjelasan mengenai Hiroshima yang mesti menerima konsekuensi pasca pengemboman terjadi. Koleksi museum yang ditampilkan berupa foto-foto, dokumentasi film, dan figur-figur yang bertalian dengan sejarah masa lalu. Lalu di gedung utama lebih banyak memamerkan subjek dan objek yang hancur, rusak, dan terkena imbas yang dahsyat akibat dibom atom.

Masih di lokasi yang sama dengan museum, terdapat juga Peace Memorial Park yang terlihat cantik Jika Anda mendatanginya saat sakura mekar. Hiroshima Peace Memorial Museum buka mulai pukul 08:30 hingga 18:00 sepanjang bulan Maret hingga November dan pukul 08:30 hingga 19:00 di bulan Desember hingga Februari dan Agustus. Tiket masuk untuk dewasa 50 yen dan anak-anak 30 yen. Akses menuju museum dengan menaiki trem sekitar 15 menit dari Eba and Miyajimaguchi menuju JR Hiroshima Station South, lalu keluar di perhentian Genbaku Domu-mae. Atau bisa juga naik trem sekitar 20 menit dari Yoshijima menuju JR Hiroshima Station South dan keluar di perhentian Heiwa-kinen-koen.

  • Hiroshima Castle

Hiroshima Castle dibangun oleh Mouri Terumoto, salah satu pelayan penting dari Hideyoshi Toyotomi, pemimpin Jepang mulai dari zaman Sengoku sampai zaman Azuchi Momoyama yang juga membangun Istana Osaka. Bangunan bersejarah ini dulunya ditempati oleh keluarga Fukushima, kemudian berlanjut ke keluarga Asano yang menempatinya di zaman Edo. Hiroshima Castle pernah rusak akibat bom atom, kemudian direnovasi tahun 1958. Renovasi berikutnya terjadi di tahun 1989, dengan bagian dalam istana yang mendapat perhatian utama untuk diperbaiki. Kini istana ini dijadikan sebagai museum yang menampilkan sejarah perihal samurai.

Hiroshima Castle buka dari pukul 09:00 hingga 18:00 di bulan Maret hingga November dan pada pukul 09:00 hingga 17:00 di bulan Desember hingga Februari. Untuk tiket masuk dewasa dikenai tarif 360 yen dan 180 yen untuk anak-anak. Istana ini bisa diakses baik menggunakan kendaraan pribadi dari Hiroshima IC of Sanyo Expressway, selain juga bisa menggunakan trem atau bus dari JR Hiroshima Station dan berhenti di Kamiya-cho untuk kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki 15 menit.

Pilihan Transportasi Menuju Hiroshima

Ada banyak cara untuk mencapai Hiroshima. Transportasi yang paling sering digunakan adalah shinkansen dengan durasi empat jam perjalanan dari Tokyo dan tiket seharga 19.080 yen untuk sekali jalan (akan lebih murah jika langsung membeli tiket dua arah, di mana harga sekali jalan hanya dikenai biaya 17.910 yen). Keuntungan naik shinkansen adalah tersedia empat jadwal keberangkatan setiap jamnya. Walaupun empat jam terbilang lama, tapi Anda akan disuguhi pemandangan menakjubkan sepanjang jalan yang tidak dapat dinikmati jika menggunakan pesawat terbang. Lagipula tak lengkap rasanya ke Jepang tanpa menjajal naik shinkansen.

Opsi lainnya adalah dengan naik pesawat, baik dari Bandara Narita maupun Bandara Haneda. Tersedia empat maskapai untuk rute domestik ini, yaitu ANA (All Nippon Airways), JAL (Japan Airlines), Spring Airlines, dan Ibex Airlines. Pilihan terbaik adalah menggunakan ANA atau JAL yang menawarkan pilihan terbang dari Haneda yang lebih dekat dari pusat Tokyo. Setiap jam setidaknya ada satu atau dua penerbangan menuju Hiroshima dengan lama perjalanan 90 menit. Pesanlah tiket jauh-jauh hari, karena jika beruntung harga tiket hanya sekitar 12.000 yen.

Bagi yang ingin menekan biaya perjalanan, pilihan naik bus malam adalah solusi terbaik. Bus malam memiliki harga tiket satu arah mulai dari 5.000 yen. Bus akan berangkat dari Tokyo Station pukul 20:30 dan tiba di Hiroshima setelah perjalanan selama sekitar 13 jam. Meski mesti bermalam di bus, Anda dapat menghemat biaya untuk mencapai Hiroshima.