Napak Tilas Chernobyl, Si Kota Mati

July 3rd, 2019 / / Comments Off on Napak Tilas Chernobyl, Si Kota Mati
Posted in Newsflash

Miniseri Chernobyl yang belum terlalu lama ini ditayangkan HBO menuai kritik positif dari penonton. Dalam lima episode, Chernobyl menceritakan kisah nyata ledakan yang terjadi di lab uji coba nuklir di Chernobyl, Ukraina pada April 1986. Kisah suram yang menyita perhatian dunia saat itu tak hanya diangkat ke layar televisi tapi juga dapat dikunjungi langsung bagi wisatawan yang memiliki minat khusus.

Jauh sebelum miniserie Chernobyl beredar, pariwisata Ukraina sudah membuka layanan tur menuju lokasi berbahaya yang kini menjadi kota mati. Terdapat sejumlah operator perjalanan yang membuka kesempatan bagi wisatawan untuk menyusuri sudut-sudut kota tanpa penghuni tersebut, yang kini menyisakan bangunan reyot dan barang-barang rongsokan peninggalan penghuni kota yang langsung diungsikan begitu peristiwa naas ini terjadi. Namun, semenjak miniseri ini tayang, jumlah kunjungan wisatawan kian meningkat karena banyak yang dibuat penasaran mengenai rupa kota yang sempat dilarang untuk dikunjungi akibat tingginya paparan radiasi pasca ledakan.

Anda yang tertarik untuk merasakan berada di kota yang berbahaya ini, direkomendasikan untuk mengikuti paket tur sehari, yang biasa dimulai sekitar pukul 08:00 dari Kiev dan akan kembali sekitar pukul 20:00-21:00. Sejumlah titik-titik penting masuk dalam daftar kunjungan, seperti Desa Zalissya yang diisi rumah dan peternakan yang terbengkalai; Red Forest yang menjadi lokasi dengan tingkat radioaktif terparah; kota Pripyat yang saat itu dihuni 50.000 penduduk sebelum dievakuasi; taman rekreasi yang terbengkalai dengan bianglalanya; menjelajah sudut kota Chernobyl; dan tentu saja reaktor nomor empat yang meledak.

Harga tur sehari mulai dari 99 dolar Amerika, sudah termasuk transportasi dari dan ke Kiev, pemandu profesional, dan izin masuk zona Chernobyl. Untuk mengikuti tur ini, peserta mesti berusia di atas 18 tahun, sedangkan ibu hamil tidak dizinkan untuk ikut serta. Partisipan tur wajib mengenakan baju yang menutupi tubuh, seperti mengenakan baju tangan panjang atau jaket, tidak memakai celana pendek, rok, atau celana legging, juga memakai alas kaki yang menutupi seluruh kaki (boots atau sneakers). Pastikan untuk membawa air minum secukupnya, kudapan, dan obat-obatan pribadi selama tur berlangsung.