Lari 100K Lewati Lima Gunung

October 12th, 2016 / / Comments Off on Lari 100K Lewati Lima Gunung
Posted in Newsflash

MesaStila Hotel & Resort Magelang kembali menggelar lomba lari lintas alam berstandar internasional dan masuk dalam kualifikasi Asia Trail Master. Bertajuk MesaStila Peaks Challenge 2016, lomba ini digelar pada 8-9 Oktober 2016 di Magelang. Ada lima kategori berbeda yang diperlombakan di MesaStila Peaks Challenge edisi keenam ini, yaitu MesaStila 5 Peaks Challenge 100K, MesaStila 4 Peaks Challenge 65K, MesaStila Marathon 42K, serta MesaStila Run 21K dan 11K. Diikuti total 511 pelari peserta dari 24 negara peserta, MesaStilla Peaks Challenge adalah lomba lari yang membutuhkan keterampilan teknis, kekuatan fisik, dan medan perlombaan yang mengintimidasi pesertanya dengan tanjakan di bukit-bukit, trail di hutan, dan menyeberangi jembatan-jembatan di tengah panorama Jawa Tengah yang indah.

Kategori paling bergengsi dan paling menantang, MesaStila 5 Peaks Challenge 100K diikuiti 51 pelari, lomba dimulai pada 8 Oktober 2016 pukul 05.00 dengan batas waktu finis selama 36 jam. Ada lima gunung yang menjadi bagian dari trek lari MesaStila 5 Peaks Challenge 100K, seperti Gunung Andong, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Telomoyo, dan Gunung Gilipetung. Kelima gunung itu memiliki ketinggian kumulatif yang mencapai 7.758 meter. Jan Nilsen dari Norwegia keluar sebagai juara kategori 100K. Pria berumur 50 tahun ini berhasil menaklukan rute sepanjang 100 kilometer dengan waktu 19 jam 49 menit. Unggul jauh dari kedua pelasi asal Indonesia, Muhammad Dzaki, yang finis kedua dengan waktu 21 jam 58 menit, dan Fauzi Difinubun finis ketiga dengan 22 jam 38 menit. “Sangat berat, tapi juga sangat indah, saya menikmati tiap langkah dalam perlombaan ini. Selain trek, perubahan cuaca menjadi hal yang terberat, awalnya cukup cerah namun ketika sampai di Gunung Merbabu, hujan lebat turun disertai angin layaknya badai. Keadaan ini mulai sekitar pukul 16:00 dan baru mulai reda pukul 21:00, kemudian digantikan dengan kabut. Jarak pandang yang terbatas dan tanah yang licin membuat saya berkali-kali terjatuh. Saya tak percaya akan menang, tapi saya berhasil!” kata Nilsen yang juga menjadi juara pada lomba lari ultra Rinjani 100 tahun ini.

Untuk pelari putri kategori 10K, Tahira Najmunissa asal Malaysia menjadi yang pertama sampai garis finis, diikuti oleh Ruth Theresia dari Indonesia dan Maria Josephine Liao dari Filipina di posisi kedua dan ketiga. Sedangkan kategori MesaStila 4 Peaks Challenge 65K diikuti 97 pelari, di hari yang sama dengan kategori 100K, dimulai pukul 22:00 dengan batas waktu 20 jam. Di kategori 42K diikuti 110 pelari, lomba dimulai pada Minggu 9 Oktober 2016 pada pukul 05:00 dengan batas waktu 12 jam. Sedangkan di nomor 21K diikuti 193 pelari, lomba dimulai pukul 06:00 dengan batas waktu enam jam, dan kategori 11K diikuti 82 pelari, dimulai pada pukul 06:30 dengan batas waktu tiga jam.

 

Berikut daftar lengkap pemenang MesaStila Peaks Challenge 2016

MesaStila 5 Peaks Challenge 100K

Pria

  1. Jan Nilsen (Norwegia)
  2. Muhammad Dzaki (Indonesia)
  3. Fauzi Difinubun (Indonesia)

Wanita

  1. Tahira Najmunissa (Malaysia)
  2. Ruth Theresia (Indonesia)
  3. Maria Josephine Liao (Filipina)

 

MesaStila 4 Peaks Challenge 65K

Pria

  1. Firdaus Rhenaldy (Indonesia)
  2. Michal Kaczorowski (Polandia)
  3. Andy Bourke (Australia)

Wanita

  1. Jassica Binti Lintanga (Malaysia)
  2. Ina Budiyarni (Indonesia)
  3. Shindy Patricia (Indonesia)

 

MesaStila Marathon 42K

Pria

  1. Tim Philips (Amerika Serikat)
  2. Margono (Indonesia)
  3. Juanico Chepeda (Indonesia)

Wanita

  1. Kristina Kotzmanova (Slovakia)
  2. Siti Maemunah (Indonesia)
  3. Cheryl Parker (Inggris)

 

MesaStila Run 21K

Pria

  1. Valentin Bailly (Prancis)
  2. Hartono Tono (Indonesia)
  3. Johan Chandra (Indonesia)

Wanita

  1. Estelle Carret (Prancis)
  2. Indah Wardhani (Indonesia)
  3. Nikita Vinza (Indonesia)

 

MesaStila Run 11K

Pria

  1. M Yusuf (Indonesia)
  2. Samsul Andya (Indonesia)
  3. Jakaria Yahya (Indonesia)

Wanita

  1. Jess Wriedt (Australia)
  2. Inke Rimadani (Indonesia)
  3. Laurentia Julia (Indonesia)