Larangan Merokok di Pantai-pantai Thailand

October 25th, 2017 / / Comments Off on Larangan Merokok di Pantai-pantai Thailand
Posted in Newsflash

Sebagai salah satu destinasi wisata populer di kawasan Asia Tenggara, Thailand setiap tahunnya dikunjungi banyak pelancong mancanegara. Objek wisata yang selalu diincar para wisatawan adalah pantai-pantainya, yang sudah dikenal karena kecantikan gradasi air lautnya, hamparan pasir putih, termasuk diapit pulau-pulau eksotis. Namun, dengan makin meningkatnya kunjungan wisatawan ke pantai-pantai di Thailand, menyebabkan areal tersebut menjadi kotor akibat sampah, terutama puntung rokok. Hal ini terbukti dari survei yang dilakukan di Pantai Patong, Phuket, di mana ditemukan rata-rata 0,76 puntung rokok per meter persegi di area sampel, yang jika ditotal, mencapai 101.058 puntung rokok yang ditemukan di hamparan pasir sejauh 2,5 kilometer.

Melihat hasil survei di Pantai Pathong ini, Departemen Sumber Daya Kelautan dan Pesisir Negara Thailand menyatakan ini hal ini sebagai masalah serius. Puntung rokok menjadi penyumbang sepertiga dari sampah yang dikumpulkan departemen ini. Rokok tentu saja memiliki efek langsung terhadap lingkungan dan alam. Puntung rokok dapat menyumbat saluran air, yang efek jangka panjangnya bisa menyebabkan kebanjiran. Bila rokok berada di bawah pasir pantai untuk waktu yang lama, itu juga akan berdampak bagi lingkungan, bahan kimia dari puntung rokok akan mencapai air, yang nantinya akan melepaskan kadmium, timbal, arsenik, dan beberapa asam dari insektisida yang menjadi racun pada rantai makanan alami.

Menyadari betapa berbahayanya sampah puntung rokok di kawasan pantai, dibuatlah peraturan baru mulai November ini yang melarang pengunjung untuk merokok di beberapa pantai populer yang tersebar di Thailand. Pantai-pantai yang termasuk dalam peraturan ini adalah Patong, Koh Khai Nok, Koh Khai Nai, Hua Hin, Cha-Am, Khao Takiab, Pattaya, Jomtien, Bangsaen, dan Samilla. Selepas masa percobaan, peraturan ini akan diberlakukan di seluruh pantai di Thailand, termasuk di kapal penumpang. Bagi wisatawan maupun pengunjung pantai yang melanggar aturan baru ini, akan menghadapi tuntutan hukuman satu tahun penjara atau denda maksimal 100.000 baht, bahkan bisa keduanya.