Jepang Incar Wisatawan Indonesia

March 3rd, 2015 / / Comments Off on Jepang Incar Wisatawan Indonesia
Posted in Newsflash

Senin, 2 Maret 2015, Japan National Tourism Organization (JNTO) menggelar Visit Japan Travel Trade Meet 2015 di Jakarta. Bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang dan memperkenalkan destinasi baru, event ini terdiri atas presentasi dari pemerintah Jepang dan perusahaan tur dari Jepang, serta sesi table top meeting.

Bertempat di Venue Ballroom A dan B Intercontinental Hotel Jakarta Mid-Plaza, acara yang berlangsung mulai pukul 10:10 WIB ini dimulai dengan presentasi dari The Japan Association of Travel Agents (JATA), kemudiaan diikuti oleh Fujita Kanko Group of Hotels and Resorts, Ryutsu, Japan Dream Tour, Nippon Ski Resort Development, Yokohama Convention & Visitors Bureau, Hotel Universal Port, Kyoto Kimono Rental Yumeyakata, Premium Outlets Japan, Cooking Sun, Kyushu Tourism Promotion Organization, Hoshino Resorts Tomamu (Hokkaido), Kiroro Associates, Hiroshima Pilot Boat, Miyako International Tourist, dan Japan Emotion.

Sebagian besar pengunjung yang kebanyakan agen wisata tak hanya mendengarkan presentasi tersebut, namun juga mengunjungi 33 booth yang ada di samping ruangan untuk table top meeting.

Destinasi Baru di Jepang
Dari pantauan Majalah Panorama, selain beberapa perusahaan dan agen wisata dari Jepang yang menyediakan paket menarik, terdapat juga sejumlah pemerintah daerah yang menawarkan destinasi menarik yang masih belum terlalu populer di telinga turis Indonesia.

Misalnya saja, Kyushu yang bisa dicapai dengan 10 jam penerbangan dari Jakarta via Singapura. Memiliki tujuh prefektur yang masing-masing memiliki bandara, Kyushu terkenal sebagai surga bagi penggemar onsen. Sebelas jenis pemandian air panas di dunia – semuanya ada di Kyushu! Dan 30 persen onsen di Jepang pun terdapat di Kyushu, mulai dari carbonated hot spring di Nagayu, Oita; steam sand bath di Ibusuki, Kagoshima; hingga mud bath di Beppu, Oita dan Kirishima, Kagoshima.

Untuk wisata belanja, terdapat sejumlah kawasan menarik, seperti Tenjin Chika Gai yang terletak di bawah tanah, Mitshukoshi, Iwataya, dan Hakata Hankyu. Transportasi pun mudah, yaitu dengan Japan Rail Pass seharga 7.200 yen (3-day pass) atau 9.260 yen (5-day pass) untuk wilayah utara Kyushu dan seharga 14.400 (3-day pass) atau 17.490 yen (5-day pass) untuk semua wilayah Kyushu.

Hiroshima Pilot Boat juga menawarkan paket menarik, yaitu day trip di Hiroshima. Siapa sangka turis bisa melewatkan seharian penuh yang berkesan di kota bersejarah tersebut? Perusahaan ini mengajak tamunya untuk mengawali hari dengan naik bus dari Hiroshima City ke Miyajima Island dengan naik feri atau kapal pesiar, tergantung musim dan jumlah peserta. Miyajima sendiri terkenal sebagai salah satu tempat terindah di Jepang yang dianggap sebagai Pulau Para Dewa saking cantiknya. Usai mengeksplor serta mempelajari cara membuat dan makan siang okonomiyaki, tamu kembali ke Hiroshima City untuk menuju Shukeien, taman cantik khas Jepang tempat pengunjung dapat mengagumi keindahannya sembari mengudap camilan dan mencicipi matcha (teh hijau). Setelah itu, tamu diajak melihat pertunjukan musik yang menggunakan instrumen tradisional sekaligus belajar memainkannya. Barulah di penghujung hari turis diajak untuk menikmati pemandian air panas alami.

Dalam presentasi dan table top meeting ini juga hadir perwakilan dari Freeplus Travel. Agen wisata ini tak hanya menawarkan layanan tur dengan menyediakan bus yang jumlahnya terbilang terbatas di Jepang, namun juga memiliki situs web Japan Timeline yang memberikan informasi tempat-tempat wisata di 47 prefektur di Jepang. Menurut mereka, situs web dari pemerintah daerah biasanya tak mudah dimengerti bagi turis, terutama mereka yang tak bisa berbahasa Jepang. Japan Timeline ini, selain memiliki desain menarik, juga tersedia dalam tujuh bahasa, yaitu Jepang, Inggris, Indonesia, Thailand, Vietnam, Mandarin, dan Korea. Terdapat juga rencana perjalanan selama empat hari untuk menikmati Jepang secara keseluruhan, mulai dari Tokyo, Hakone, Gunung Fuji, Nagoya, Kyoto, hingga Osaka. Diharapkan dengan kehadiran situs web ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Jepang pun semakin meningkat.