Emirates Perbanyak Akses ke Bali

July 12th, 2017 / / Comments Off on Emirates Perbanyak Akses ke Bali
Posted in Newsflash

Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud yang berlibur ke Bali pada awal Maret 2017 merupakan promosi pariwisata yang efektif bagi pasar Timur Tengah yang terkenal akan daya belinya yang besar. Sang raja yang kemudian memperpanjang liburannya karena terpesona dengan kecantikan Pulau Dewata ini bahkan mengispirasi Kementerian Pariwisata untuk memperkenalkan Bali kepada masyarakat Timur Tengah melalui paket perjalanan Napak Tilas Raja Salman. Selama di Bali, raja berusia 81 tahun tersebut mengunjungi  kawasan Uluwatu, Nusa Penida, dan Istana Tampak Siring di Gianyar.

Targetkan Timur Tengah

Turis asal Timur Tengah yang berkunjung ke Indonesia tercatat sekitar 180.000 pada 2015 dan pada 2016 mengalami peningkatan menjadi 240.000. Pada 2017, ditargetkan 360.000 turis Timur Tengah ke Indonesia, di mana angka tersebut menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya tidak sulit dicapai setelah kedatangan Raja Salman ke Bali.

Target tersebut tergolong kecil karena turis Timur Tengah merupakan sekitar 30 persen dari total turis dari seluruh dunia. Terlebih turis Timur Tengah rata-rata menghabiskan 11 hari bila berwisata di Indonesia dengan menghabiskan Rp 32,7 juta per hari, di mana hal ini jauh lebih besar dibandingkan turis asing lain yang hanya menghabiskan sekitar Rp 16.8 juta per hari untuk liburan selama rata-rata lima hari. Turis Timur Tengah juga terkenal hanya ingin tinggal di hotel bintang lima dan karena bepergian bersama seluruh keluarga dan bahkan asisten rumah tangga (ART), maka potensi devisa yang dapat dihasilkan memang cukup signifikan. Sayangnya, karena minimnya promosi ke pasar Timur Tengah, tak banyak yang diketahui warga kawasan ini tentang Bali dan selama ini mereka hanya mengetahui Puncak di Jawa Barat sebagai destinasi wisata di Indonesia.

Sejalan dengan target kedatangan wisatawan asal Timur Tengah ke Bali, pada 2 Juli 2017 Emirates meluncurkan penerbangan harian kedua ke Pulau Dewata. Penumpang EK 360 yang terbang perdana dari Bandara Internasional Dubai (DXB) menuju Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar (DPS), setibanya di tujuan disambut dengan water cannon dan menerima rangkaian bunga yang dikalungkan pada leher ketika menuruni pesawat.

Dua Kali Sehari ke Bali

Dioperasikan dengan armada 777-300ER yang populer  dengan konfigurasi 42 bangku di Kelas Bisnis dan 386 pada Kelas Ekonomi, EK360 berangkat dari Dubai pukul 01.25 dan tiba di Bali pukul 14.30. Permintaan untuk rute menuju dan dari Bali yang kian bertambah akan dapat dipenuhi dengan penerbangan terbaru ini. Para wisatawan juga akan dapat menikmati pilihan konektivitas yang semakin luas karena penerbangan ini juga terhubung dengan berbagai tujuan populer di Eropa, seperti Amsterdam, Moskwa, Paris dan London. Dari Denpasar, para penumpang juga dapat melanjutkan perjalanan ke beberapa kota di Indonesia yang terkenal akan atraksi wisatanya, seperti Surabaya, Makassar, dan Lombok. General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, menyambut baik penerbangan harian kedua Emirates menuju Bali ini karena dapat meningkatkan konektivitas global dengan lebih dari 150 tujuan di seluruh dunia ini.

Emirates pertama kali membuka layanan ke Indonesia pada 1992 dengan tiga penerbangan per minggu via Singapura dan Kolombo. Pada Maret 2013, maskapai ini menjalankan penerbangan non-stop harian dari Jakarta menuju Dubai dengan armada Boeing 777, sedangkan rute harian yang menghubungkan Bali dan Dubai tersedia sejak Juni 2015.