Destinasi Kuliner yang Belum Diketahui Banyak Orang

June 20th, 2018 / / Comments Off on Destinasi Kuliner yang Belum Diketahui Banyak Orang
Posted in Newsflash

Berkembang sebagai perusahaan e-commerce perjalanan terbesar di dunia asal Amsterdam, Booking.com melakukan penelitian independen terhadap pejalan dewasa yang telah melakukan perjalanan dalam rentang waktu 12 bulan terakhir atau berencana melakukan perjalanan dalam 12 bulan depan. Hasil dari penelitian itu menunjukkan, lebih dari sepertiga wisatawan global lebih tertarik melakukan perjalanan kuliner pada 2018, mulai dari berburu cokelat di Belgia, hamburger di Amerika, dan sushi di Jepang. Selain destinasi di atas, Booking.com pun merilis sejumlah tempat terbaik untuk wisata kuliner yang belum diketahui banyak orang.

Canggu, Indonesia

Kawasan di utara Kuta ini dalam dua tahun terakhir semakin populer di kalangan wisatawan dan menjadi salah satu daerah trendi di Bali. Wisatawan yang mengunjungi Canggu biasanya karena ingin bermain selancar di pesisir barat, di sisi lain, Canggu juga memiliki potensi di bidang kuliner. Kawasan ini melimpah dengan kafe-kafe unik, baik dalam hal desain juga tawaran menu yang disajikan, salah satunya adalah menu makanan sehat yang makin digemari wisatawan, mulai dari yang berbahan organik hingga sajian bagi vegetarian. Salah satu kafe yang bisa dikunjungi adalah Poke Poke, tempat makan yang bertema Hawaii dengan interior yang artistik untuk dibidik kamera. Kafe ini menawarkan semangkuk sajian sehat dengan empat sayuran, yang dipadu dengan rempah tempeh.

Koyasan, Jepang

Gunung Koyasan (Gunung Koya) yang berada di Semenanjung Kii dianggap sebagai gunung suci dan tempat ziarah populer bagi penganut ajarah Buddha Shingon, yang sudah ada sejak 805  dan dibangun oleh Kobo Daishi atau yang dikenal sebagai Kuai, salah satu tokoh religius ternama saat itu. Atraksi alam yang termasuk sebagai Situs Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO memiliki sebuah kuil yang berada terpencil, yang dilayani para biksu yang melakukan diet khusus vegetarian, Shojin Ryori, yang diartikan sebagai makanan pegabdian. Bagi peziarah yang ingin merasakan kuliner sehat a la diet vegan para biksu dapat mencicipinya di sebuah restoran yang sudah berusia lebih dari seabad, yaitu Hanabishi Honten yang menyajikan shojin ryori yang terbuat dari sayur-mayur dan bahan-bahan yang dihasilkan sesuai musim. Biasanya shojin ryori disajikan di mangkuk dan piring kecil, di mana sajian tersebut akan luluh begitu dikunyah.

Qingdao, Tiongkok

Sebagai kota pelabuhan yang berlatar bangunan-bangunan bertingkat, taman-taman kota, dan pantai, Qingdao diakui sebagai salah satu kota terbersih di daratan Tiongkok. Selain itu, nama Qingdao juga populer dengan Tsingtao Brewery Co., Ltd, pabrik pembuat bir terbesar kedua di tiongkok, yang berdiri sejak 1903. Napak tilas bisa dilakukan pengunjung dengan menyambangi Museum Bir Tsingtao di Jalan Beer, yang menampilkan kisah pembuatan bir ternama ini. Jika berkunjung saat Agustus, sekalian saja merayakan Festival Bir Internasional Qingdao yang merupakan acara rutinan, di mana para partisipan dapat menikmati bir sepuasnya sambil berteriak gan bei yang berarti bersulang dalam bahasa Mandarin. Kemeriahan festival ini disebut-sebut dapat menyaingi Oktoberfest yang diadakan di kota Munich, Jerman.

Donggang, Taiwan

Taiwan memang dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner pilihan di kawasan Asia, namun belum terlalu banyak yang mengenal Donggang, kota di pesisir barat Taiwan yang berkembang dengan makanan lautnya. Kota pelabuhan yang berada di sepanjang Selat Taiwan ini memiliki pelabuhan perikanan terbesar di Taiwan, tak heran jika tiap harinya menghasilkan tangkapan makanan laut segar, yang segera didistribusikan ke restoran-restoran di sekitarnya. Tempat wajib yang mesti didatangi selagi di Donggang adalah Pasar Seafood Dong Gang yang terdiri dari jajaran kios penjual ikan segar, makanan laut kering, sayuran, juga sashimi. Selain membeli pangan laut, pengunjung bisa langsung menyantap sajian laut nan lezat sambil menikmati pemandangan sungai yang mengalir menuju Selat  Taiwan.

Szekszárd, Hungaria

Wisatawan kerap menyasar Prancis jika ingin menyesap wine terbaik dunia. Tapi tahukah Anda bahwa Hungaria juga menawarkan alternatif destinasi untuk mencicipi segelas anggur? Kota Szekszárd, ibu kota dari Tolna County merupakan area penghasil anggur tertua di Hungari sejak ribuan tahun lalu, yang terkenal dengan anggur merahnya yang nikmat dan terasa pedas. Pengakuan akan anggur di Szekszárd sudah menghasilkan anggur berkualitas dan telah meraih penghargaan dalam kompetisi nasional dan internasional.

Międzyzdroje, Polandia

Międzyzdroje adalah kota resor tepi laut di Polandia, bagian barat laut Pulau Wolin. Menjadi tempat favorit para turis untuk menghabiskan musim panas, kota ini sudah dikenal orang lokal dengan kuliner wafel sejak abad ke-14. Di Międzyzdroje, Anda dapat dengan mudah menemukan penjual wafel di setiap sudut yang menjajakan varian wafel yang manis.

Düsseldorf, Jerman

Sebagai kota fesyen dan industri seni, Düsseldorf di Jerman bukanlah kota pilihan untuk berburu kuliner, terutama sushi. Namun, tak banyak yang mengetahui bahwa kota ini memiliki komunitas Jepang terbesar di Eropa, imbasnya, kota ini bertabur dengan pilihan restoran Jepang dan sushi bar. Wisatawan bisa berkunjung ke Sushi Factory, salah satu tempat terbaik untuk menikmati sushi lezat yang dibuat dari bahan-bahan organik dan diolah menggunakan resep orisinal Jepang

Lviv, Ukraina

Kota terbesar di barat Ukraina ini menawarkan atraksi Museum Cokelat yang menghadirkan sejarah kudapan manis ini yang sudah ada sejak beberapa generasi terdahulu. Cokelat tak hanya dinikmati sebagai camilan nikmat tapi juga diselebrasi melalui Festival Cokelat Nasional yang tahun ini jatuh pada Oktober. Lviv sebagai tuan rumah festival akan mengumpulkan berbagai merek dari seluruh produsen cokelat rumahan se-Ukraina.

Bath, Inggris

Tak hanya menjadi ritual penting dalam tradisi di Inggris, prosesi minum teh merupakan identitas bangsa. Salah satu yang populer berasal dari bath, di mana wisatawan bisa menikmati sajian teh sore sambil menikmati makanan tradisional, seperti finger sandwich, scone dengan krim dan selai, serta aneka kue manis, di mana diperkiran sajian ini sudah ada sejak 1840-an. Pump Room adalah salah satu tempat terbaik untuk menikmati sajian teh sore, yang menawarkan berbagai pilihan paket, seperti Traditional Pump Room Tea, Champagne Pump Room tea, Somerset High Tea, dan Jane Austen Tea, dengan kisaran harga mulai dari 18 poundsterling.

Franschhoek, Afrika Selatan

Desa wisata ini memikat pengunjung internasional dan penduduk lokal melalui kebun anggurnya, restoran terkenal, dan rumah-rumah bersejarah. Desa Franschhoek (French Corner) yang terletak di Cape Winelands di Afrika Selatan juga populer dikenal sebagai sentra hidangan gourmet. Menurut hasil penelitian, ditemukan sekitar 23 persen wisatawan tertarik menikmati sajian di restoran berbintang Michelin, The Tasting Room di kawasan Le Quartier Francais, yang menjadi bagian dari hotel butik Leeu House.

Tillamook, Amerika Serikat

Terletak di pesisir Oregon, Tillamook Cheese Factory berkomitmen untuk menghasilkan produk olahan susu dengan rasa dan kualitas terbaik selama lebih dari satu abad. Di pusat pengunjung, Anda dapat merasakan suasana a la pertanian, menyaksikan proses produksi pangan yang dikerjakan, dan mencicipi kelezatan kuliner yang ditawarkan Tillamook. Untuk mengitari pabrik, pengunjung dapat mengitarinya tanpa dikenakan biaya masuk.