Cara Hemat Menjelajah Dubai

March 17th, 2017 / / Comments Off on Cara Hemat Menjelajah Dubai
Posted in Newsflash

Dubai dikenal sebagai sebuah kota yang mewah, namun masih terdapat banyak hal yang dapat dilihat dan dilakukan di kota menakjubkan ini tanpa perlu menghabiskan banyak uang. Berikut panduan perjalanan bagi yang ingin menjelajahi Dubai bersama pasangan atau teman selama tiga hari dengan biaya di bawah Rp 8.000.000.

 

HARI 1

Al Fahidi

Memulai hari dengan sarapan (Rp 280.000 per orang) di Arabian Tea House (arabianteahouse.co) yang berlokasi di bersejarah Al Fahidi. Kedai ini menyediakan lebih dari 100 jenis teh, termasuk teh khas Arab, campuran antara teh hitam dengan buah-buahan dan ramuan herbal. Untuk makanannya tersedia aneka roti isi, salad, dan kue kering. Setelah sarapan mengunjungi Saruq Al Hadid (tiket Rp 145.000 per orang), museum yang baru dibuka ini menampilkan penemuan arkeologi misterius serta memamerkan harta karun unik dari masa lampau, termasuk benda pusaka, artefak emas, perunggu, dan besi, serta 900 objek lainnya. Sebelum makan siang di Sheikh Mohammed Centre for Cultural Understanding (Rp 650.000 per orang), perjalanan dapat dilanjutkan dengan menyusuri kawasan Al Fahidi, dan dapat mampir di Dubai Museum (tiket Rp 22.000 per orang).

Usai makan siang, lanjutkan perjalanan dengan berbelanja di Deira Spice Souk. Pasar ini menjual parfum Oud (agarwood), kacang, buah kering, serta suvernir khas Arab seperti pashmina dan barang rajutan. Para pedagangnya ramah dan bersedia untuk menjelaskan barang yang dijualnya. Sorenya, segarkan diri dengan meminum teh di Filli Cafe (fillicafe.com). Kafe ini terkenal dengan dengan minuman olahan teh FiLLi Teas yang dihidangkan bersama roti lapis (Rp 110.000 per orang). Sebelum kembali ke hotel, makan malam di XVA Café (xvahotel.com) yang berlokasi di XVA Art Hotel (Rp 360.000 per orang).

 

HARI 2

Jumeirah – Dubai Water Canal

Sebelum memulai aktivitas, sarapan terlebih dahulu di Bageterie Boulevard (Rp 290.000 per orang). Lokasinya di kawasan Jumeirah Beach, restoran cepat saji berkonsep modern ini memiliki sentuhan Prancis, di mana para staf sangat ahli dalam membuat baguette renyah dengan isian berkualitas tinggi dan unik. Usai sarapan dapat bersantai sambil menikmati keindahan Masjid Jumeirah. Masjid Jumeirah adalah salah satu dari dua masjid di Dubai yang terbuka untuk pengunjung non-Muslim. Masjid dengan dua menara yang membingkai ini dapat menampung hingga 1.200 jamaah, dibangun sepenuhnya menggunakan batu putih sesuai dengan tradisi Kekhalifahan Fatimiyah. Puas menikmati keindahan Masjid Jumeirah, makan siang (Rp 360.000 per orang) di Zaroob (zaroob.com) yang menonjolkan hidangan Arab terbaik dengan suasana yang santai dan sederhana.

Banyak hal menakjubkan yang dapat dinikmati secara gratis di Dubai. Salah satunya adalah Ras Al Khor Wildlife Sanctuary. Marga satwa ini terbentang seluas enam kilometer persegi serta menjadi tempat tinggal bagi 20.000 burung dari 67 spesies. Sambil menunggu waktu makan malam, lanjutkan perjalanan dengan menyurusi Dubai Water Canal, sebuah terusan air berukuran panjang 3,2 kilometer yang terhubung dengan Creek dan Teluk Arab melalui Business Bay. Terusan ini memiliki kawasan untuk pejalan kaki termasuk air terjun buatan, yang mengalir setiap sore dan dapat membelah secara otomatis agar kapal dapat lewat di antara terusan tersebut. Sebelum istirahat di hotel, makan malam di Falafel (Rp 255.000 per orang).

 

HARI 3

Alserkal Avenue – Dubai Miracle Garden

Memulai hari dengan sarapan (Rp 360.000 per orang) di sebuah kafe sehat dan ramah lingkungan terbaru di Dubai, Hapi, yang berlokasi di kawasan Alserkal Avenue. Dari sarapan dapat berjalan kaki menyusuri kawasan yang sama, Alserkal Avenue dikenal sebagai tempat seni modern dan kontemporer saling berpadu. Terdapat berbagai bagunan yang difungsikan sebagai galeri seni dan terbuka gratis bagi pengunjungnya. Bangunan tersebut antara lain Carbon 12 Dubai, Isabelle Van den Eynde Gallery, Green, dan Satellite, sebuah ruang seni yang mendukung para seniman lokal, regional, hingga internasional. Selain itu ada juga Salsali Private Museum, museum pribadi pertama Dubai.

Puas menikmati berbagai karya seni, makan siang dapat di Maraheb Restaurant (Rp 360.000 per orang. Restoran ini khusus menyajikan Mandi, hidangan yang berasal dari Yaman. “Mandi” sendiri berasal dari bahasa Arab ‘nada’ yang artinya embun. Hal ini karena nasi yang dimasak dengan sempurna bersama daging ayam yang lembut dengan bawang, kunyit, kapulaga, dan cengkeh.

Terletak di Al Barsha Selatan, taman sebesar 72.000 meter persegi ini adalah taman bunga terbesar di Timur Tengah dengan lebih dari 45 juta bunga bermekaran yang dipamerkan dengan bentuk dan desain yang menarik dan menawan. Berjalan-jalan di tengah Dubai Miracle Garden (tiket Rp 300.000 per orang) adalah cara yang tepat untuk menghabiskan waktu dan menunggu sore. Nikmati pemandangan piramida, bintang, igloo, dan hati yang bermekaran, serta dinding bunga pemecah rekor, atau berjalan santai di bawah payung berwarna-warni. Dari situ perjalanan dilanjutkan ke Global Village (tiket Rp 110.000 per orang) di Sheikh Mohammed Bin Zayed Roa dan denutup malam dengan menikmati aneka hidangan laut di Bu Qtair (Rp 360.000 per orang) sambil ditemani angin sepoi-sepoi.  Bu Qtair merupakan salah satu restoran favorit bagi warga Dubai ini menyghidangkan aneka olahan hasil laut dengan menu andalan ikan hammour  yang dibumbui sedikit pedas sebelum digoreng dan disajikan bersama nasi atau prata dan saus kari.

Dari tiga hari menjelajahi Dubai bersama pasangan atau teman, total biaya yang dikeluarkan adalah Rp 7.924.000 atau Rp 3.962.000 per orang.