Australia Terapkan Aturan Visa Baru Untuk Indonesia

November 20th, 2015 / / Comments Off on Australia Terapkan Aturan Visa Baru Untuk Indonesia
Posted in Newsflash

Peraturan visa baru akan memperkuat hubungan wisata dan bisnis antara Australia dan Indonesia. Pemerintah Australia akan memperkenalkan pilihan visa tiga-tahun, multiple-entry bagi pengunjung Indonesia ke Australia tahun depan – perpanjangan dari visa dengan periode satu-tahun saat ini. Pemerintah juga akan memperluas pengajuan permohonan visa secara daring kepada seluruh warga Indonesia pada 2017, yang akan membuat proses pengajuan permohonan visa Australia menjadi lebih sederhana bagi wisatawan dan pebisnis Indonesia.

Menteri Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan Australia, Peter Dutton, bersama dengan Menteri Perdagangan dan Investasi Australia, Andrew Robb, dan Menteri Pariwisata dan Pendidikan Internasional Richard Colbeck, mengumumkan prakarsa ini saat menghadiri Pekan Bisnis Indonesia-Australia di Jakarta.

“Prakarsa ini akan menguntungkan Indonesia dan Australia seiring dengan upaya kami untuk memajukan hubungan bisnis dan wisata yang lebih kukuh antara kedua negara,” terang Dutton dalam rilis berita yang diterima Panorama.

Langkah ini juga diharapkan akan meningkatkan peluang bagi warga Indonesia untuk berkunjung ke Australia dan akan memberi sumbangsih pada pertumbuhan hubungan antar-warga dan ekonomi kedua negara.

150.200 pengunjung dari Indonesia bertandang ke Australia pada 2014, meningkat enam persen dibandingkan 2013.  Pengunjung ini menghasilkan 600 juta dolar Australia untuk ekonomi Australia.

Pengajuan permohonan secara daring ini menawarkan banyak keuntungan, seperti akses 24 jam setiap hari, pembayaran elektronik tagihan permohonan visa dan kemudahan untuk memeriksa status permohonan yang diajukan secara daring. Saat ini pengajuan permohonan visa secara daring ini sedang dalam tahap percobaan melalui sejumlah agen yang disetujui di Indonesia.

Pemerintah Australia bertekad untuk memperluas akses ke pengajuan permohonan secara daring untuk visa pengunjung (bisnis dan wisata) secara global dan mendukung posisi Australia sebagai tujuan bisnis dan wisata yang akan menjadi pilihan masyarakat Indonesia.