Ada Apa di Sri Lanka?

February 2nd, 2017 / / Comments Off on Ada Apa di Sri Lanka?
Posted in Newsflash

Memiliki akses mudah, yaitu hanya 4,5 jam penerbangan langsung dari Jakarta ke Colombo dengan SriLankan Airlines, Sri Lanka selama ini masih terbilang berada di bawah radar turis Indonesia. Kebanyakan penumpang pun merupakan kebanyakan tenaga kerja wanita dan para jemaah haji yang transit menuju Timur Tengah. Padahal banyak hal yang bisa dilakukan di negara yang luasnya hanya setengah Pulau Jawa ini. Berikut beberapa di antaranya.

Yala National Park


Taman nasional yang selalu menempati daftar teratas atraksi wisata yang harus dikunjungi di Sri Lanka ini merupakan habitat bagi 44 spesies mamalia dan 215 spesies burung. Beberapa di antaranya yang terkenal adalah macan tutul, gajah, beruang sloth, rusa tutul, buaya, dan merak. Terbagi menjadi lima blok (dua di antaranya terbuka untuk publik), taman seluas 979 kilometer persegi ini terletak sekitar 300 kilometer jauhnya dari Colombo. Waktu terbaik berkunjung ke sini adalah antara Februari hingga Juli ketika permukaan air di taman nasional tersebut cukup rendah dan mengundang satwa liar untuk berkeliaran mencari makan.

Bundala National Park
Terletak tak jauh dari Yala National Park, taman nasional ini menawarkan paduan lanskap yang terdiri dari aliran air, laguna, dan bukit pasir yang terlihat berkilauan saat terkena sinar matahari. Merupakan rumah bagi ribuan burung warna-warni, mulai dari burung kecil si pemakan lebah hingga bangau (Anastomus oscitans) berwarna putih atau keabuan dengan sayap dan ekor berwarna hitam mengilap. Saat musim dingin, yaitu antara Agustus dan April (dengan musim puncak Desember hingga Maret), hampir 200 spesies burung dari Siberia dan Rann of Kutch di India singgah di sini. Taman nasional ini juga merupakan rumah musim dingin bagi flamingo, dengan jumlah yang dapat mencapai 2.000 ekor dalam satu waktu. Di sini juga terdapat gajah, musang, tupai raksasa, dan buaya, sementara empat dari lima spesies penyu laut Sri Lanka (lekang, hijau, belimbing, dan tempayan) bertelur di pesisirnya.

Udawalawe National Park
Dengan kawanan gajah, kerbau liar, rusa sambar, dan macan tutul, Udawalawe adalah taman nasional Sri Lanka terbaik yang dapat disandingkan dengan sabana di Afrika. Dapat dikunjungi sepanjang tahun, di sini juga terdapat camp khusus untuk gajah di mana pengunjung dapat melihat anak-anak gajah disusui empat kali tiap harinya. Didanai Born Free Foundation, gajah-gajah ini merupakan gajah tanpa induk atau gajah usia di bawah lima tahun yang terluka. Setelah usianya mencapai lima tahun, mereka akan dilepaskan kembali ke alam liar.

Arugam Bay

Peselancar rela datang jauh-jauh ke sini karena pantai berpasir putihnya yang berbentuk mirip bulan sabit ini memiliki point break legendaris yang diakui sebagai spot selancar terbaik di Sri Lanka. Bagi yang bukan peselancar pun, banyak yang bisa dinikmati di sini: penginapan dan restoran tepi pantai, hingga hammock yang nyaman untuk bersantai sambil menikmati hembusan angin pantai. Selama low season (November hingga April), suasananya menjadi lebih sepi dengan beberapa toko yang tutup, namun di saat itu jugalah merupakan waktu terbaik untuk menikmati lanskapnya yang bebas turis.

Mirissa


Kota mungil di pesisir selatan Sri Lanka ini menawarkan pengalaman unik sekali seumur hidup, yakni menonton paus dan lumba-lumba di habitatnya. Dengan waktu terbaiknya mulai November hingga April ketika perairan Samudra Hindia sedang hangat dan tenang, beberapa di antaranya yang sering terlihat adalah paus biru, paus Bryde, paus sperma (paus kepala kotak), paus sirip, dan kadang-kadang paus pembunuh; serta lumba-lumba hidung botol, lumba-lumba pemintal, lumba-lumba Risso, dan lumba-lumba belang.


Bagi yang berencana mencari penginapan nyaman yang menyediakan paket wisata ke sejumlah atraksi wisata di atas, Shangri-La’s Hambantota Resort and Spa merupakan salah satu pilihan terbaiknya karena menawarkan akses mudah ke Taman Nasional Yala, Bundala, dan Udawalawe, surga selancar Arugam Bay, serta tempat terbaik untuk menonton paus dan lumba-lumba di Mirissa. Resor ini juga merupakan rumah bagi Artisan Village yang unik, di mana tamu dapat melihat sejumlah karya dari beberapa seniman dan pengrajin paling inovatif dan berbakat di kawasan tersebut.

Artisan Village di¬†Shangri-La’s Hambantota Resort and Spa