Terapi Ritel di New York

March 24th, 2019 / / Comments Off on Terapi Ritel di New York
Posted in Editor's Picks

Berbelanja tentunya merupakan aktivitas santai terbaik di sela-sela perjalanan dinas. Berada di New York City yang pesona belanjanya beragam, kota ini tak hanya menarik para shopaholic, namun bagi yang mengaku tidak suka belanja pun mungkin tak kuasa untuk menenteng satu atau beberapa tas belanjaan juga. Tak dapat dipungkiri, terapi ritel di kota ini memang unik, selain pengalaman belanja yang ditawarkan pun terdiri dari beragam konsep.

10 Corso Como
Toko  legendaris yang berbasis di Milan ini memiliki sejumlah gerai di seluruh dunia dan gerai pertamanya di Amerika Serikat terletak di Seaport District dan baru dibuka musim gugur 2018 lalu. Merupakan paduan galeri, butik, dan restoran serta ritel barang mewah dengan budaya dan gaya hidup, tempat ini dirancang agar pengunjung tak sekadar belanja, namun juga berlama-lama menikmati sajian di berbagai kafe dan restoran, atau menikmati karya seni di galeri yang ada. (1 Fulton St., Lower Manhattan)

13 Bonaparte
Butik busana pria asal Paris ini mengombinasikan estetika pakaian bergaya klasik dengan kenyamanan dan fungsi pakaian sporty agar penggunanya tak perlu khawatir ketinggalan tren karena setiap pakaian yang diproduksi 13 Bonaparte tak pernah ketinggalan zaman. Didirikan David Sarfati, butik bercat putih yang maskulin ini menawarkan kemeja, jumpsuit, T-shirt, kaos polo, dan aneka produk denim. (1 Rivington St., Lower East Side, Manhattan) 

Butik Gabriela Hearst

Berada di Carlyle Hotel, majalah Vogue pernah menyebut butik ini sebagai yang tercantik di New York. Busana bergaya klasik kontemporer ini pertama kali diluncurkan pada 2015 dan koleksinya segera ditawari untuk dimasukkan di department ternama, seperti Barneys New York dan Bergdorf Goodman. Berasal dari Uruguay, keluarga Hearst adalah generasi keenam petani domba sehingga koleksinya banyak menggunakan wool merino terbaik. (985 Madison Ave., Upper East Side, Manhattan)

SJP by Sarah Jessica Parker
Sarah Jessica Parker melejit berkat perannya sebagai Carrie Bradshaw yang kecanduan sepatu di serial Sex and The City. Setelah tidak terlalu aktif di dunia seni peran, kini ia mengeluarkan merek sepatunya sendiri. Dibuat di Italia, setiap sepatu wanita rancangannya dihias pita untuk mengenang masa kecilnya. (93 South St., Seaport District, Manhattan) 

Salter House
Toko perlengkapan rumah tangga ini dilengkapi kedai kopi. Spesialisasi di perlengkapan rumah yang ramah lingkungan dan beberapa di antaranya dibuat oleh seniman setempat, barang-barang yang dapat ditemukan di sini, antara lain sendok buatan tangan para pekerja di Brooklyn, wadah telur dari porselen Rosenthal, hingga mainan kayu handmade. (119 Atlantic Ave., Brooklyn Heights, Brooklyn) 

Sunspel

Toko baju dalam pria asal Inggris sejak 1860 ini terkenal akan kualitasnya yang premium. Selain baju dalam, Sunspel juga menawarkan kaos polo, yang salah satunya dirancang untuk Daniel Craig dalam perannya sebagai James Bond di Casino Royale. Seiring waktu, Sunspel tak hanya menjual pakaian pria, namun juga menawarkan beragam koleksi bagi wanita. (85 Mercer St., Soho, Manhattan)

Whistles

Merek pakaian wanita favorit warga Inggris, termasuk Kate Middleton, merek asal London ini membuka gerainya di Soho. Sneakers metalik, gaun midi dengan motif berani, dan aneka coat adalah barang-barang yang dapat ditemukan di butik yang sengaja ditata bak galeri senin ini. (150 Spring St., Soho, Manhattan)