Cerita dari Jalan Alor

January 9th, 2020 / / Comments Off on Cerita dari Jalan Alor
Posted in Editor's Picks

Tipikal kota besar dengan gedung-gedung pencakar langit, Kuala Lumpur menghidupkan denyut pariwisata melalui destinasi kuliner yaitu melalui jalanan pinggir jalan di Jalan Alor. Di sini, berjajar tempat makan yang menjajakan kuliner lokal penuh rasa dan aroma. Jalan Alor mudah saja diakses menggunakan monorail yang berhenti di Stasiun Bukit Bintang, kemudian dilanjutkan dengan jalan kaki dari Jalan Bukit Bintang menuju Jalan Alor sekitar beberapa menit.

Jalan Alor selalu dipadati pengunjung, baik oleh warga lokal dan tentu saja wisatawan. Bagi yang baru pertama kali berpijak di Jalan Alor, disarankan untuk tiba sekitar pukul 18:00 waktu Kuala Lumpur, di mana sebagian besar sudut jalan belum dipenuhi pengunjung. Anda dapat memanfaatkan momen ini untuk meresapi Jalan Alor, menghayati suasananya, melihat-lihat apa yang ditawarkannya, sekalian mulai menentukan kuliner apa yang ingin dicicipi.

Kosongkan perut sebelum bertolak ke Jalan Alor dan nikmati setiap makanan dan minuman lokal yang ditawarkan dalam suasana yang khas. Inilah sejumlah kuliner pilihan yang dapat dinikmati di Jalan Alor.

Seafood

Makanan laut menjadi salah satu menu favorit yang mudah ditemui di Jalan Alor, yang biasanya ditawarkan oleh restoran-restoran besar di sepanjang jalan. Bagi pengunjung yang menginginkan tempat makan nyaman dengan alat pendingin ruangan dapat memilih restoran-restoran seafood. Sun Chui Yuen Seafood Restaurant adalah salah satu restoran seafood populer di Jalan Alor, yang juga menawarkan varian hidangan khas Kanton.

Lok-lok

Berbagai kudapan lokal turut mewarnai malam-malam di Alor, salah satu yang kerap dicari adalah lok-lok, yang biasa dijajakan di stan-stan makanan pinggir jalan. Camilan lokal Malaysia ini terdiri dari sayur-sayuran mentah, daging sapi, dan bahan lainnya yang direbus, kemudian disajikan bersama aneka saus sesuai selera, seperti saus kacang atau saus sambal.

Aneka Makanan Sehat

Makanan apa saja dapat ditemukan di Jalan Alor, termasuk camilan sehat. Sejumlah stan makanan terlihat menjajakan ubi jalar Jepang yang identik dengan warna ungu yang dikukus. Sebagian lagi menjajakan jagung bakar, pas bagi mereka yang ingin menyantap hidangan ringan sebelum menentukan menu makan malam di Jalan Alor.

Sate

Seperti di Indonesia, menu sate juga digemari di Malaysia, sehingga pejalan yang kesulitan mencari makanan yang sesuai selera, sate hadir sebagai comford food yang mengenyangkan. Penjaja sate biasanya menggunakan gerobak sederhana yang terparkir di depan restoran-restoran besar.

Dim Sum

Satu lagi jajanan yang mudah dinikmati dan ditemui di Jalan Alor adalah dim sum. Kehadirannya di Jalan Alor seakan mempercantik suasana dengan warna-warni aneka dim sum yang diletakkan di panci pengukus berukuran besar. Biasanya, dim sum dijual per buah, dengan varian harga mengikuti jenis yang dipilih.

Buah-buahan

Perut yang mulai terisi penuh dapat ditutup dengan beberapa hidangan penutup, sebut saja buah-buahan segar yang cukup banyak menghiasi jalanan ini. Mangga, rambutan, dan durian adalah yang paling sering ditemui di jajanan pinggir jalan Jalan Alor.

Es Krim Kelapa dan Durian

Mencari yang segar-segar? Es krim rasa kelapa dan durian menjadi penutup yang manis saat makan enak di Jalan Alor. Sangkaya adalah jajanan manis favorit warga lokal yang terbuat dari santan dan es krim rasa kelapa, sedangkan es krim durian menjadi solusi bagi mereka yang ingin menyantap durian versi menyegarkan.